logo

Posisi dan Pacuan Baru untuk Perjalanan Pembangunan Baru di Vietnam

2026/2/23 | 07:44:45
(VOVWORLD) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), To Lam baru saja mengakhiri dengan baik kunjungan kerja untuk menghadiri sidang Pembukaan Dewan Perdamaian tentang Jalur Gaza di Washington D.C (Amerika Serikat). Kunjungan yang berlangsung dari 18 hingga 20 Februari tahun 2026 tersebut dilakukan atas undangan Presiden AS, Donald Trump sekaligus Ketua Dewan Perdamaian tentang Jalur Gaza.

Kehadirannya Sekjen KS PKV di tingkat tertinggi ini sekali lagi menegaskan peran dan posisi Vietnam yang semakin proaktif dan aktif  dalam masalah-masalah global. Di samping itu kunjungan ini mengkonkretkan hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam-AS pada momen krusial ketika Vietnam sedang memasuki tahap pembangunan baru dengan ambisi dan akselerasi terobosan.

Sekjen To Lam (yang tengah di garis kedua) menghadiri sidang pembukaan Dewan tersebut (Foto: VNA)

Kunjungan kerja Sekjen To Lam tidak hanya merupakan kegiatan luar negeri tertinggi pada awal Musim Semi saja, melainkan menjadi simbol nyata bagi sebuah “posisi baru” dan menciptakan “pacuan baru” untuk perjalanan pembangunan Vietnam di era integrasi secara intensif dan ekstensif.

 

Percaya Diri dan Mandiri dalam Ruang Global

 

Dewan Perdamaian tentang Jalur Gaza merupakan mekanisme koordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, merestrukturisasi dan menstabilkan kawasan. Vietnam berpartisipasi secara percaya diri dan proaktif pada sidang Pembukaan Dewan tersebut. Semangat “percaya diri, tangguh dan mandiri” dari Vietnam dimanifestasikan secara jelas dalam semua diskusi mengenai isu-isu yang rumit seperti isu tentang Gaza, dengan mempertahankan prinsip yang teguh namun fleksibel. Vietnam tidak memilih untuk tidak memihak pada persaingan kekuasaan,  melainkan berdiri demi perdamaian, stabilitas dan kepentingan bersama dari komunitas internasional.

Justru keseimbangan dalam garis politik luar negeri serta pendirian konsisten Vietnam dalam memberikan kontribusi yang bertanggung jawab dan substansial pada upaya-upaya bersama komunitas internasional demi perdamaian telah mendapat kehormatan dan apresiasi dari komunitas internasional. Ketika menyampaikan pidato di depan para kepala dan pimpinan berasal lebih dari 50 negara yang menghadiri sidang Dewan Perdamaian tentang Jalur Gaza, Presiden Donald Trump menekankan:

“Sidang ini dihadiri Sekjen KS PKV To Lam. Vietnam merupakan sebuah negara yang luar biasa, kekuatan penting di kancah internasional. Kami dengan hormat menyambut kedatangan Sekjen To Lam.

Kehadiran dan pidato Sekjen To Lam dalam satu forum diskusi mengenai konflik yang rumit seperti  masalah Gaza dianggap sebagai kesempatan bagi Vietnam untuk memperkokoh dan memperluas hubungan dengan para mitra, memperkuat kepercayaan politik, mendorong kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi di tengah gejolaknya situasi dunia. Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Le Hoai Trung memberitahukan:

"Melalui kegiatan diplomatik multilateral yang penting ini, Vietnam telah memanifestasikan iktikad baik dan upaya memberikan kontribusi dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah. Kunjungan kerja Sekjen To Lam juga berkontribusi mendorong hubungan Vietnam dengan negara tuan rumah sidang dan para mitra internasional, di antaranya negara-negara Timur Tengah".

Sekjen To Lam (kiri) dan Presiden AS, Donald Trump (Foto: VNA)

Pacuan Baru bagi Vietnam untuk Lepas Landas

 

Di Washington .D.C, Sekjen To Lam melakukan rangkaian pertemuan dengan para pemimpin negara-negara. Khususnya, Sekjen To Lam melakukan pertemuan dengan Presiden AS, Donald Trump, menerima Kepala Wakil Perdagangan AS – Duta Besar Jamieson Greer dan melakukan pembicaraan telepon dengan para legislator AS

Keberhasilan kunjungan kerja Sekjen To Lam di Washington mengkonkretkan secara konsisten semua keputusan besar PKV, mengirimkan pesan tentang sebuah Vietnam yang sedang percaya diri memasuki ruang global dengan tekad, visi dan hasrat menggeliat, sebuah Vietnam yang tidak hanya melakukan integrasi untuk berkembang sekaligus memberikan kontribusi untuk bersama-sama berkembang.     

Di samping itu, kunjungan kerja Sekjen To Lam juga membuka ruang kerja sama baru tentang ekonomi, teknologi, inovasi kreatif, transformasi digital dan transformasi hijau. Justru semua “konektivitas strategis” ini menjadi pacuan substansial bagi periode pembangunan baru di Vietnam.

TAG
VOV/VOVworld/Vietnam/percaya diri/mendiri/ruang global/Dewan Perdamaian/Jalur Gaza/AS

Yang lain