(VOVworld)- Dalam proses pembangunan Komunitas Bersama ASEAN pada 2015, semua negara ASEAN telah menetapkan target menunju ke komunitas ASEAN tanpa narkotika pada 2015. Pada Konferensi trilateral ke-12 tingkat menteri tentang bekerjasama mencegah dan memberantas narkotika antara tiga negara Vietnam-Laos dan Kamboja di Hanoi akhir-akhir ini, pemimpin semua kementerian, badan-badan fungsional tiga negara tersebut telah memanifestasikan tekat melaksanakan target ini.
Narkotika telah dan sedang menjadi bahaya yang dihadapi semua negara di dunia, khususnya kawasan ASEAN. Menyedari dengan jelas bahaya ini, semua negara ASEAN pada umumnya dan Vietnam, Laos dan Kamboja pada khususnya sedang memanifestasikan dengan jelas tekat politik dalam menginvestasikan semua sumber daya dan menganggap investasi bagi pekerjaan mencegah, memberantas narkotika dan mengontrol narkotika adalah investasi untuk turut menciptakan perkembagan yang berkesinambungan dari Tanah Air. Pada tahun-tahun lalu, dengan tenaga sendiri yang dimilikinya dengan bantuan dan koordinasi dari komunitas internasional, Pemerintah Vietnam, Laos dan Kamboja telah berinisiatif menggelarkan secara sinkron dan komprehensif banyak haluan dan langkah aktif untuk mencegah, memberantas kriminalitas, kebobrokan narkotika dan telah mencapai banyak prestasi yang penting dalam memperkuat kerjasama internasional dalam mencegah dan memberantas narkotika.

Dalam skala tiga negara, kriminalitas narkotika telah menyalah-gunakan syarat geografi, kebiasaan hidup sehari- hari, kegiatan temu pertukaran ekonomi, kunjungan ulang –alik dari rakyat tiga negara untuk mengangkut dan melakukan bisnis narkotika lewat perbatasan. Oleh karena itu, Pemerintah tiga negara mengatakan bahwa menghapuskan kebobrokan narkotika merupakan perjuangan bersama, diantaranya sukses dari masing- masing negara berkaitan erat dengan negara-negara lain dan merupakan kemenangan bersama dari tiga negara.Dengan proaktif mendorong pelaksanaan Rencana Aksi ASEAN tentang mencegah, memberantas, mengangkut dan menggunakan narkotika secara ilegal pada tahap 2009- 2015 dan peta Jalan membangun komunitas ASEAN tanpa narkotika pada 2015 merupakan target paling tinggi dari tiga negara Vietnam-Laos dan Kamboja. Pemerintah tiga negara telah mengajukan langkah-langkah untuk melaksanakan target ini secepat mungkin. It Sam Heng, Wakil Ketua Komite Nasional tentang Pencegahan dan Pemberantasan narkotika Kamboja mengatakan: « Tentang masalah itu, Pemerintah Kamboja punya tekat tinggi,. Pemerintah Kamboja telah menyusun satu Undang-Undang baru tentang perjuangan mencegah dan memberantas narkotika. Melalui pelaksanaan Undang-Undang ini, kita akan memperkuat perjuangan mencegah dan memberantas narkotika. Kita akan memperkuat intervensi dan penindasan kriminalitas narkotika. Satu pekerjaan lagi yalah kita memperkuat usaha mendidik massa rakyat di masing-masing negara supaya mereka bisa memahami bahaya kebobrokan narkotika. Saya berharap supaya dengan upaya yang dijalankan setiap negara, maka ketiga negara Vietnam, Laos, Kamboja dan negara-negara lain di kawasan , ASEAN akan cepat menjadi kawasan tanpa narkotika »

Dengan tekat dan langkah-langkah kerjasama kongkrit, kita percaya bahwa Konferensi ke-12 tingkat menteri Vietnam, Laos dan Kamboja tentang pencegahan dan pemberantasan narkotika akan mendorong dan memperkuat lebih lanjut lagi koordinasi perjuangan untuk mencegah dan memberantas narkotika antara Vietnam, Laos dan Kamboja, memberikan sumbangan pada perjuangan bersama untuk mencegah dan memberantas narkotika di kawasan dan di dunia, turut merealisasikan target Komunitas ASEAN tanpa narkotika pada 2015./.








