logo

Vietnam Mendukung Kuat Semua Kegiatan Sains-Teknologi dan Inovasi Kreatif

2025/8/11 | 10:55:57
(VOVWORLD) - Setibanya di Seoul, dalam rangka kunjungan Kenegaraan ke Republik Korea, atas undangan Presiden Lee Jae Myung, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), To Lam telah menghadiri dan menemui para utusan dalam Jaringan inovasi kreatif Vietnam dan para pakar Vietnam di Republik Korea.

Yang patut diperhatikan, ini merupakan kali kedua Sekjen dengan langsung memimpin pertemuan, berdiskusi dan mendengarkan hasrat serta inisiatif yang diberikan para anggota Jaringan inovasi kreatif Vietnam di luar negeri setelah kali pertama di Amerika Serikat (AS) pada tahun lalu. Hal ini menegaskan dukungan kuat dari Partai Komunis dan Negara Vietnam bagi kegiatan-kegiatan sains-teknologi dan inovasi kreatif terhadap perkembangan Vietnam pada tahapan yang baru.  

Panorama pertemuan antara Sekjen Vietnam, To Lam dengan para anggota Jaringan inovasi kreatif Vietnam dan para pakar Vietnam di Republik Korea (Foto: Van Hieu/VOV)

Sekarang, Jaringan inovasi kreatif Vietnam berada di 22 negara dan teritori dengan lebih dari 2.000 anggota yang adalah para pakar, ilmuwan, kepala insinyur dan kepala arsitek di cabang-cabang industri yang penting. Ini merupakan tenaga besar yang berkontribusi pada usaha realisasi hasrat Vietnam yaitu menjadi negara maju pada tahun 2045.

 

Menegaskan Orang yang Berkat Sebagai Sumber Daya Fundamental Nasional

 

Pimpinan Partai dan Negara Vietnam berulang kali menegaskan sains-teknologi dan inovasi kreatif tidak hanya merupakan kunci perkembangan saja, tapi justru merupakan misi membina masa depan Vietnam. Dengan semangat itu, Vietnam sudah dan sedang melakukan terobosan dalam reformasi dari institusi sampai mekanisme, dari pola manajemen sampai cara penyelenggaraan, di antaranya menetapkan barisan intelektual, pakar dan ilmuwan di dalam dan luar negeri sebagai barisan utama agar bersama-sama membina satu ekosistem inovasi yang komprehensif, meningkatkan daya saing nasional. Oleh karena itu, dalam perlawatan-perlawatan para pemimpin Partai dan Negara Vietnam ke negara asing, pesan ini selalu disebarkan secara kuat. Sekjen To Lam menekankan:  

Dunia sedang berada pada tahapan perubahan yang bersifat zaman dengan perkembangan kuat dari sains-teknologi, kecerdasan umat manusia dan keadaban global. Di antaranya barisan intelektual dan para ilmuwan memainkan peranan penting yang istimewa. Hanya sains-teknologi dan inovasi kreatif baru membantu peningkatan produktivitas kerja, menjadi motivasi bagi pertumbuhan dan merupakan faktor penting papan atas terhadap perkembangan Vietnam yang cepat dan berkesinambungan”.

Pada tgl 10 Agustus, setibanya di Seoul, dalam rangka kunjungan Kenegaraan ke Republik Korea atas undangan Presiden Lee Jae Myung, Sekjen To Lam telah menghadiri dan menemui para utusan dari Jaringan inovasi kreatif Vietnam dan para pakar Vietnam di Republik Korea.

Pada pertemuan tersebut, Sekjen To Lam sekali lagi menegaskan bahwa unsur yang memutuskan kesuksesan proses inovasi kreatif dan membawa Vietnam memasuki era kebangkitan justru merupakan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan kekompakan dari barisan intelektual, pakar dan wirausaha di dalam dan luar negeri.

“Jaringan Inovasi kreatif Vietnam di Republik Korea telah mengembangkan peranan sebagai jembatan penghubung yang kunci antara ekosistem inovasi kreatif di dalam dan luar negeri. Melalui itu, memperhebat konektivitas antara para pakar, intelektual, wirausaha Vietnam di Republik Korea dengan berbagai badan, organisasi dan badan usaha di dalam negeri, proaktif memimpin inisiatif-inisiatif inovasi kreatif, mendorong transfer pengetahuan dan pengalaman agar membawa inti sari dan kemajuan dunia ke Vietnam. Seiring dengan itu, perlu memperkuat semangat bersatu dan saling membantu, menciptakan kesatuan untuk memberikan kontribusi efektif pada perkembangan tanah air”.

Sekjen To Lam berbicara di depan pertemuan dengan intelektual perantau di Singapura pada bulan Maret tahun 2025 (Foto: Van Hieu/VOV)

Berjalan Seperjalanan dengan Perkembangan Tanah Air

 

Semua pertemuan dengan para ilmuwan dan intelektual papan atas di Republik Korea, AS, Singapura, Prancis dan banyak negara lain yang dilaksanakan Sekjen To Lam dan para pemimpin negara selama ini telah menegaskan tekad dan hasrat akan masa depan yang dekat dari sebuah Vietnam yang perkasa di bidang sains-teknologi. Profesor Muda, Doktor Bui Quoc Bao, orang Vietnam yang tinggal di Prancis menyatakan: 

Saya sendiri ingin memberikan kontribusi kecil saya pada perkembangan Vietnam. Sekarang, Vietnam sedang berkembang, perlu belajar dari negara-negara maju di antaranya ada sains-teknologi. Saya ingin akan turut mengkonektivitaskan intelektual Vietnam dengan yang di luar negeri, menyebarkan pengetahuan yang telah dibelajari dan ditarik saya di luar negeri ke Vietnam agar para pemuda mudah menerima dan mengembangkannya”.

Menjadikan sains-teknologi sebagai motivasi perkembangan terobosan tidak hanya merupakan tujuan saja, tapi juga merupakan strategi yang menyelujuri di Vietnam. Di antaranya, mengkonektivitaskan dan mengembangkan secara maksimal potensi besar dari barisan intelektual, pakar dan ilmuwan di dalam dan luar negeri merupakan kebijakan konsekuen dengan tujuan melaksanakan hasrat akan sebuah Vietnam yang berkembang secara pesat, berkesinambungan, inklusif dan mandiri. 

TAG
VOV/VOVworld/Jaringan inovasi kreatif Vietnam/sumber daya manusia/barisan intelektual/pakar/ilmuwan/Republik Korea

Yang lain