Pertumbuhan tersebut didorong oleh terobosan dalam produksi dan ekspor produk berteknologi tinggi serta produk yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI), di samping kebijakan fiskal yang ekspansif.
Menurut penilaian Bank Dunia, ekonomi Vietnam mencatat pertumbuhan yang mengesankan, yakni mencapai 8,02 persen pada 2025 dan kembali meningkat menjadi 8,3 persen pada paruh pertama 2026, sehingga menjadi negara dengan laju pertumbuhan tertinggi di kawasan. Pendorong utama ekspansi ekonomi tersebut berasal dari sektor manufaktur, ekspor, dan investasi publik. Selain itu, arus masuk investasi asing langsung (FDI) pada paruh pertama tahun ini juga mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Bank Dunia telah menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Vietnam pada 2026 sebesar 1,1 poin persentase menjadi 7,4 persen, yang merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi di kawasan EAP. Momentum pertumbuhan tersebut diperkirakan akan sedikit melambat menjadi 7,3 persen dalam dua tahun berikutnya. Vietnam juga menjadi negara di kawasan yang mengalami kenaikan proyeksi pertumbuhan 2026 paling signifikan.





