Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Hari Prajurit Penyandang Disabilitas Perang dan Para Martir (27 Juli 1947 – 27 Juli 2026), sekaligus sebagai bagian dari "Kampanye 500 Hari siang dan malam percepatan pencarian, pengumpulan, dan identifikasi kerangka martir."

Fasilitas penerimaan dan penyimpanan sampel kerangka martir tersebut dibangun dengan infrastruktur teknis yang mampu menerima mengawet dan menyimpan sekitar 300.000 sampel dalam jangka panjang, memastikan kualitas sampel untuk proses pengujian DNA. Proyek ini diperkirakan mulai dioperasikan pada triwulan II tahun 2027.

Berbicara pada upacara tersebut, Letnan Jenderal Nguyen Van Gau, Wakil Menteri Pertahanan sekaligus Wakil Harian Ketua Badan Pengarah Nasional urusan Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Kerangka Martir, menekankan:

"Ini bukan sekadar sebuah proyek pembangunan, tetapi simbol tanggung jawab, rasa syukur, dan harapan. Setiap sampel kerangka yang disimpan di sini membawa aspirasi untuk mengembalikan identitas para pahlawan dan martir, sekaligus membawa penantian keluarga, marga, dan kampung halaman mereka."

Pada kesempatan tersebut, Letnan Jenderal Nguyen Van Gau, Wakil Menteri Pertahanan, juga menyerahkan Keputusan identifikasi kerangka martir yang informasinya masih berkurang kepada sanak keluarga mereka.