Dalam pembicaraan tersebut, Wakil Ketua MN Nguyen Doan Doanh meminta kedua belah pihak memperluas kerja sama, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, sains-teknologi, pendidikan-pelatihan, pariwisata serta silaturahmi rakyat. Kedua Parlemen perlu saling mendampingi dalam menyelesaikan masalah kelembagaan dan memfasilitasi pelaksanaan berbagai komitmen bilateral, untuk mengaitkan hubungan politik yang baik dengan beberapa keberhasilan kerja sama praktis. Melalui fungsi legislasi dan pengawasan, Parlemen kedua negara dapat merealisasikan berbagai arah kerja sama ke dalam praktik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Di pihaknya, Ketua Parlemen Juozas Olekas sepakat mengembangkan peran badan legislatif dalam mendorong dan mengawasi pelaksanaan berbagai kesepakatan bilateral. Di sisi lain, ia menekankan bahwa peningkatan pembagian pengalaman dalam penyusunan undang-undang terutama dalam transformasi digital, pembangunan hijau dan inovasi kreatif, turut menciptakan kerangka hukum yang kondusif bagi sektor-sektor kerja sama baru antara kedua negara.





