PM Le Minh Hung menegaskan peran inti sektor ekonomi swasta, khususnya usaha kecil dan menengah, dalam mewujudkan target pertumbuhan dua digit serta strategi pembangunan nasional hingga 2030 dan 2045. Dengan semangat yang menjadi pedoman bersama, yaitu “Negara menciptakan fondasi, Asosiasi menghubungkan, Pelaku usaha menjadi pelopor”, PM Le Minh Hung meminta untuk memperkuat pemangkasan dan penyederhanaan prosedur administrasi, persyaratan usaha serta biaya kepatuhan, khususnya di bidang perpajakan, kepabeanan dan pertanahan; sekaligus menyempurnakan rancangan Undang-Undang tentang Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah. PM Le Minh Hung menekankan: “Kita perlu memupuk aspirasi besar dan secara proaktif meningkatkan kapasitas diri. Kebijakan Negara dan dukungan dari Asosiasi memang penting, tetapi tidak dapat menggantikan upaya mandiri dari komunitas pelaku usaha itu sendiri. Menjadikan sains- teknologi, inovasi kreatif, transformasi digital, transformasi hijau serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai motor penggerak untuk meningkatkan produktivitas; secara proaktif melakukan restrukturisasi, meningkatkan kapasitas manajemen, transparansi keuangan, standarisasi proses, membangun merek serta mengelola risiko”.
PM Le Minh Hung sekali lagi menegaskan bahwa Pemerintah akan selalu mendampingi pelaku usaha, melindungi hak dan kepentingan yang sah, serta menciptakan lingkungan investasi yang setara dan transparan guna bersama dengan komunitas pelaku usaha mengatasi berbagai kesulitan dan melakukan terobosan dalam tahap pembangunan baru.






