Saat ini, penerimaan sampel DNA sedang dilaksanakan secara serentak di berbagai pemakaman di seluruh negeri. Secara paralel, basis data nasional DNA sanak keluarga martir juga sedang dibangun dan disempurnakan dalam skala nasional.
Ketika sumber sampel dan basis data kian disempurnakan, teknologi pengujian DNA generasi baru membuka lebih banyak kemungkinan dalam mengidentifikasi tulang belulang. Di antaranya, teknologi pengujian DNA generasi baru NGS-SNP, yang diuji oleh Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam sejak tahun 2025, telah menghasilkan hasil akurasi yang relatif tinggi. Dr. Tran Trung Thanh, Pusat Pengujian DNA, Institut Biologi, Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam, menyatakan:
“Pengujian DNA dengan teknologi pengurutan generasi baru (NGS-SNP) merupakan serangkaian proses teknologi yang diterapkan pada genom nuklir. Ini merupakan kemajuan dalam pengujian DNA di Vietnam. Keuntungan terbesar dari proses ini adalah perluasan objek sanak keluarga yang dapat berpartisipasi dalam pengujian, tidak lagi terbatas pada garis keturunan ibu tetapi meluas hingga garis keturunan ayah juga. Selain itu, pengujian dapat diperluas hingga generasi keempat dan kelima keturunan. Keuntungan penting lainnya adalah teknologi ini memungkinkan kesimpulan ditarik tanpa harus memerlukan bukti empiris lengkap.”
Dengan perkembangan sains dan teknologi, perjalanan identifikasi tulang beluang martir menghadapi harapan dan peluang baru.






