Ketua Parlemen Thailand, Sophon Zaram, menekankan bahwa melalui forum dialog dan konsultasi mengenai keamanan, ekonomi dan perdagangan, Parlemen menjadi jembatan untuk mengumpulkan informasi dan menyampaikan aspirasi rakyat kepada Pemerintah kedua negara. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan berbagai kebijakan dan kesepakatan untuk diimplementasikan dalam praktik. Setelah 50 tahun penggalangan hubungan diplomatik, pemanfaatan berbagai mekanisme kerja sama parlementer turut mempererat persahabatan dan memperkokoh kepercayaan strategis antara kedua negara. Ketua Parlemen Thailand, Sophon Zaram menekankan:
“Kelompok Legislator Persahabatan antara Parlemen kedua negara merupakan mekanisme penting dalam mewujudkan berbagai perjanjian kerja sama melalui aktivitas legislatif dan pengawasan. Melalui mekanisme ini, Parlemen kedua negara bisa meningkatkan pertukaran pengalaman, berkoordinasi dalam pembuatan kebijakan, dan mendorong inisiatif kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi, sosial, keamanan, serta isu-isu yang menjadi perhatian bersama. Bersamaan dengan itu, koordinasi erat di berbagai forum parlemen regional dan internasional seperti Uni Antar-parlemen Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (AIPA) dan Uni Parlemen Dunia (IPU) turut meningkatkan suara bersama dari Thailand dan Vietnam, sekaligus berkontribusi positif dalam menangani isu-isu regional dan global”.
Ketua Parlemen Kerajaan Thailand menegaskan bahwa Thailand siap menjadi sahabat yang tulus dan tetangga yang tepercaya. Beliau juga percaya bahwa kedua negara terus mendampingi dan menuju masa depan yang damai, makmur dan berkembang.





