(VOVWORLD) - Belum usai mencari jalan keluar bagi krisis Ukraina, sembari terus berada dalam menavigasi ketegangan hubungan dengan sekutu utamanya yaitu Amerika Serikat (AS), Uni Eropa kembali harus menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik yang serius, akibat meluasnya konflik di Timur Tengah.