Hal ini menunjukkan bahwa kedua pihak masih belum mencapai kesepakatan mengenai langkah selanjutnya, meskipun saluran-saluran mediasi masih terus berjalan.
Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa Washington dan Teheran diperkirakan dapat mengadakan putaran perundingan tambahan pada pekan depan. Namun, beberapa jam kemudian, sumber yang dekat dengan delegasi Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa pihak Iran saat ini tidak berencana untuk bertemu dengan pejabat AS. Menurut sumber tersebut, sebelumnya pendirian dan usulan Iran telah disampaikan secara “jelas dan spesifik” kepada pihak AS melalui perantara Qatar dalam pembahasan pada 22 September.
Perbedaan antara Washington yang memperkirakan akan segera ada putaran perundingan tambahan sementara Teheran menegaskan belum memiliki rencana untuk kembali bertemu menunjukkan bahwa kesenjangan antara kedua pihak saat ini tidak hanya terletak pada isi perundingan, tetapi juga pada cara menetapkan tanggung jawab atas langkah selanjutnya.
Teheran menginginkan agar AS mengambil langkah untuk mengurangi tekanan terlebih dahulu, sementara Washington menuntut Iran untuk mengambil langkah-langkah konkret terlebih dahulu sebelum AS mempertimbangkan konsesi.





