Informasi awal mengonfirmasi bahwa tiga anggota awak kapal tewas, terdiri atas dua warga negara Pakistan dan seorang warga negara Indonesia. Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai tingkat kerusakan kapal maupun kondisi anggota awak lainnya.
Pada hari yang sana, Badan Eksekutif Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi terjadinya insiden yang melibatkan sebuah kapal kontainer dan pasukan-pasukan militer di Teluk Oman. UKMTO sekaligus memperingatkan kapal-kapal yang sedang beroperasi di wilayah tersebut untuk memutakhirkan informasi maritim dan memantau perkembangan situasi secara ketat.
Rangkaian insiden tersebut terjadi dalam konteks meningkatnya serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kapal-kapal komersial yang beroperasi di lepas pantai Yaman. Selain itu, Houthi juga melancarkan serangan dengan rudal dan pesawat nir-awak terhadap wilayah-wilayah kontrol pemerintah Yaman yang diakui secara internasional serta sejumlah target di Arab Saudi.




