Pada upacara tersebut, Vietnam menyerahkan sebuah peti berisi tulang belulang kepada AS. Ini merupakan hasil dari upaya pencarian bersama yang baru-baru ini dilakukan oleh kegiatan penggalian gabungan Vietnam-AS di Kota Hue.

Kerja sama kemanusiaan dalam pencarian dan inventaris serdadu AS yang hilang dalam perang di Vietnam diimplementasikan oleh kedua negara segera setelah Perjanjian Paris ditandatangani pada tahun 1973. Hingga saat ini, AS telah mengidentifikasi dan mengembalikan tulang belulang dari sekitar 740 serdadu AS yang hilang dalam perang di Vietnam kepada keluarga mereka.

Ini merupakan hasil yang sangat bermakna bagi rakyat dan pemerintah AS, berkontribusi pada pendorongan kerja sama dalam mengatasi dampak perang antara kedua negara pada umumnya, termasuk upaya AS dalam mencari dan mengidentifikasi tulang belulang martir Vietnam yang hilang; menjinakkan bom dan ranjau; mendetoksifikasi dioksin; dan mendukung penyandang disabilitas akibat perang.