Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden To Lam menghadiri upacara tersebut, melakukan ritual pelepasan merpati di jembatan bersejarah Hien Luong; dan bertemu dengan para mantan polisi militer di wilayah perbatasan dan pelajar.
Upacara pengibaran bendera “Penyatuan tanah air” merupakan kesempatan suci untuk membeberkan kembali perjalanan sejarah bangsa yang heroik, sekaligus memuliakan kemenangan-kemenangan abadi, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas pengorbanan besar generasi leluhur demi kemerdekaan, kebebasan, dan keutuhan wilayah tanah air. Hien Luong-Ben Hai selamanya menjadi simbol suci dari tekad penyatuan, aspirasi akan perdamaian, dan keyakinan teguh akan hari reunifikasi Vietnam Utara dan Selatan.





