Nguyen Anh Duc, Konselor, Kepala Perwakilan Ekonomi Tetap Vietnam di ASEAN, bersama Kepala Departemen Kerja Sama Delegasi Uni Eropa di ASEAN Jerome Pons, bersama memimpin sidang tersebut.
Dengan total anggaran sekitar 20 juta EUR (23,4 juta USD) untuk periode 2025 – 2029, SCOPE Trade merupakan inisiatif utama dalam Paket Konektivitas Berkelanjutan ASEAN – Uni Eropa, yang bertujuan mendorong integrasi ekonomi ASEAN serta memperkuat keterkaitan ekonomi antara kedua kawasan. Proyek ini berfokus pada tiga pilar utama, yaitu: penyempurnaan kebijakan dan fasilitasi perdagangan; peningkatan konektivitas digital; serta pengembangan rantai nilai yang berkelanjutan.
Di Vietnam, proyek ini telah mendukung peninjauan daftar komitmen investasi berdasarkan Perjanjian Investasi Komprehensif ASEAN (ACIA) serta menyelenggarakan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas untuk mendukung negosiasi Perjanjian Kerangka Ekonomi Digital ASEAN (DEFA).
Dalam sidang tersebut, negara-negara ASEAN dan Uni Eropa menyepakati pengesahan Rencana Aksi tahun 2026 untuk proyek ini. Nguyen Anh Duc, Konselor, Kepala Perwakilan Ekonomi Tetap Vietnam di ASEAN, menekankan: “Pengesahan Rencana Kerja tahun 2026 merupakan langkah penting yang menjadi fondasi bagi Proyek SCOPE Trade untuk memasuki tahap implementasi yang lebih substantif, serta memberikan hasil yang konkret dan praktis bagi negara-negara ASEAN. Dengan peran sebagai koordinator hubungan kerja sama ekonomi ASEAN – Uni Eropa, Vietnam terus menunjukkan peran proaktif dalam pengelolaan dan penentuan arah kerja sama antara kedua kawasan. Keberhasilan memimpin bersama sidang pertama Badan Pengarah proyek ini tidak hanya berkontribusi pada implementasi efektif SCOPE Trade, tetapi juga menegaskan posisi Vietnam dalam memimpin berbagai inisiatif kerja sama ekonomi regional.







