Hal baru dari model tersebut adalah penerapan transformasi digital dalam pengelolaannya melalui “Peta Digital Keamanan Bahan Makanan”.
Sejak awal tahun, Komite Rakyat Kecamatan Phuong Liet telah meninjau kembali situasi dan mendata fasilitas serta pelaku usaha serta bahan makanan dan layanan kuliner. Di samping itu pihak komite juga mengadakan konferensi pelaksanaan tugas dan manambah pengetahuan mengenai keamanan bahan makanan. Hingga saat ini, Komite Rakyat Kecamatan Phuong Liet telah membuka grup Zalo untuk menghubungkan berbagai unit khusus, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan basis produksi dan bisnis bahan makanan maupun layanan kuliner. Ngo Minh Hong, Wakil Ketua Komite Rakyat Kecamatan Phuong Liet menuturkan:
“Dalam proses pelaksanaan model jalan keamanan bahan makanan, berbagai aparat berwenang di tingkat kecamatan seperti Seksi Sosial-Budaya, Seksi Ekonomi, Infrastruktur dan Perkotaan, serta Pukesmas telah memberikan paduan dan dukungan bagi para pelaku usaha dan basis-basis produksi. Masyarakat juga aktif ikut mengawasi sehingga efisiensi tata kelola dapat ditingkatkan secara signifikan”.
Saat ini, di Jalan Le Trong Tan, terdapat 25 basis produksi dan pelaku usaha bahan makanan serta 60 pelaku usaha layanan kuliner dan jajanan jalanan. Setiap jenis usaha memiliki karakteristik tersendiri. Oleh karena itu, Komite Rakyat Kecamatan Phuong Liet memberikan paduan yang disesuaikan dengan masing-masing kelompok sasaran.
Pihak kelurahan mendukung setiap fasilitas agar dapat memenuhi persyaratan keamanan bahan makanan terkontrol, menandatangani komitmen jaminan keamanan bahan makanan serta memfasilitasi distribusi formulir, buku, dokumen panduan, papan pengumuman hingga alat pelindung diri (APD) kepada fasilitas layanan kuliner yang memenuhi syarat. Mui Minh Tri, Pengelola Restoran Gogi di Jalan Le Trong Tan mengatakan:
“Melalui program keamanan bahan makanan ini, kami telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan mengenai keamanan bahan makanan. Dari situlah, kami menyempurnakan 100 persen keterampilan kami, mulai dari pelayanan, pemrosesan awal, penyimpanan hingga pengolahan, demi memberikan kualitas bahan makanan terbaik kepada pelanggan serta menyajikan hidangan yang berkualitas, higienis, dan aman dikonsumsi”.
Semua ketentuan mengenai persyaratan kebersihan dan keamanan bahan makanan telah diterapkan secara serius oleh berbagai restoran dan rumah makan di Jalan Le Trong Tan. Beberapa pelaku usaha dan layanan kuliner bahkan telah proaktif meningkatkan kesadaran dan memenuhi semua persyaratan mengenai jaminan keamanan bahan makanan. Secara bertahap, mereka mulai membangun budaya bisnis yang bertanggung jawab. Cao Viet Bac, Pengelola Restoran Hotpot Viet dari Perusahaan Persero Linh Dam Foods menuturkan:
“Sebuah usaha hanya dapat berkembang dalam jangka panjang ketika mendapat kepercayaan konsumen akan kualitas produknya. Pelanggan saat ini tidak hanya peduli pada makanan yang lezat atau harga yang terjangkau, tetapi juga menempatkan kriteria kebersihan, keamanan dan transparansi sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, penerapan secara baik seluruh regulasi mengenai keamanan bahan makanan akan menciptakan keunggulan kompetitif, serta terus berkontribusi meningkatkan omzet dan perkembangan yang berkelanjutan bagi setiap pelaku usaha. Dan hal yang paling penting adalah menciptakan kesadaran mandiri dari setiap pelaku bisnis, dengan menganggap kapuasan dan kepercayaan pelanggan sebagai tolok ukur kualitas di masing-masing tempat usaha mereka”.
Komite Rakyat Kecamatan Phuong Liet telah membuat “Peta Digital Keamanan Bahan Makanan” yang mengintegrasikan data dari berbagai pelaku usaha layanan kuliner, dan bisnis bahan makanan di wilayah setempat. Peta ini tidak hanya membantu badan pengelola dalam memperbarui data, memeriksa, serta mengawasi, tetapi juga memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi secara praktis. Tran Hong Hanh, warga di Jalan Le Trong Tan mengatakan:
“Baru-baru ini, barisan toko dan warung makan di jalan Le Trong Tan mengalami perubahan yang signifikan. Saat masuk ke dalam warung-warung tersebut, saya melihat mereka sangat memperhatikan kebersihan dan keamanan bahan makanan. Tempatnya bersih, rapi dan teratur. Di dalam warung juga dipajang sertifikat kebersihan dan keamanan pangan sehingga saya merasa lebih tenang saat menikmati hidangan di sini”.
Berbagai pelaku usaha kuliner dan layanan kuliner di Jalan Le Trong Tan tengah membangun lingkungan usaha bahan makanan yang aman pangan dan terkontrol demi kesehatan masyarakat. Dengan bimbingan ketat dan pendampingan dari pemerintah daerah setempat serta tanggung jawab dari setiap pelaku bisnis, model jalan keamanan bahan makanan Le Trong Tan tidak hanya berhenti pada pencapaian kualitas, melainkan juga menuju pada pembentukan budaya bisnis yang berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu mendorong perkembangan sektor perdagangan dan jasa di Kecamatan Phuong Liet. /.








