Memasuki kuartal keempat – kuartal pertama pengoperasian dengan status baru –Quang Ninh bergegas memanfaatkan berbagai potensi ruang daerah demi menciptakan pendorong pertumbuhan baru. Langkah ini diambil untuk menyelesaikan target tahun 2026, sekaligus meletakkan fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan pada periode selanjutnya.
Pertumbuhan ekonomi yang mengesankan merupakan buah dari integrasi yang berhasil antara investasi, industri, serta sektor pariwisata dan jasa. Selama sembilan bulan pertama tahun 2026, Kota Quang Ninh berhasil menarik modal investasi sekitar 225,6 triliun VND (setara 8,72 miliar dolar Amerika Serikat), serta lebih dari 1,3 miliar dolar AS modal investasi asing langsung (FDI). Realisasi pengucuran modal investasi publik mencapai sekitar 76 persen dari target rencana, jauh lebih tinggi dibandingkan angka 48 persen pada kurun waktu yang sama tahun 2025. Saat berbagi alasan di balik keputusan berinvestasi di Kota Quang Ninh, Vu Ngoc Anh, Wakil Presiden Dewan Direksi PT VB Holdings, salah satu investor di Kawasan Indsutri VB Quang Yen menuturkan:
“Perusahaan kami telah melakukan penelitian secara cermat di berbagai aspek, terutama lokasi geografis serta berbagai kondisi kondusif di Kota Quang Ninh. Selain itu, kami juga melihat kepemimpinan dan arahan pemerintah daerah mengenai strategi pengembangan ekonomi. Berbagai instansi serta pemerintah daerah tingkat basis pun memberikan dukungan yang sangat efektif kepada perusahaan kami”.
Selain industri dan pariwisata, jasa terus menegaskan perannya sebagai pilar utama. Pendapatan sektor pariwisata mencapai sekitar 56,4 triliun VND (setara 2,18 miliar dolar AS), meningkat lebih dari 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Momentum pertumbuhan ini menciptakan dampak meluas ke berbagai sektor pendukung, seperti akomodasi, kuliner, transportasi, dan perdagangan. Namun, untuk target pertumbuhan PDRB sepanjang tahun sebesar 13,21 persen dapat tercapai, Kota Quang Ninh perlu mempertahankan laju pertumbuhan hingga 15 persen pada kuartal keempat tahun 2026.
Kota ini menargetkan untuk terus mempromosikan pariwisata dan konsumsi, serta mengoperasikan berbagai proyek perdagangan berskala besar. Di antaranya, Pusat Perbelanjaan Aeon Mall Ha Long yang diharapkan mampu menjadi pendorong utama pasar ritel. Saat resmi beroperasi nanti, proyek ini diperkirakan akan menyumbang sekitar 30 triliun VND (setara 1,16 miliar dolar AS) per tahun terhadap total penjualan eceran barang dan pendapatan jasa konsumsi daerah. Mengenai hal ini, Inui Chinichiro, General Manager Pusat Perbelanjaan Aeon Mall Ha Long, berbagi:
“Quang Ninh merupakan pasar potensial dan memiliki banyak keunggulan. Ke depannya, saat Pusat Komersial kami mulai beroperasi, kami berharap tempat ini tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung dari berbagai provinsi sekitar yang datang dan tinggal di Kota Ha Long, sekaligus mengubah gaya hidup masyarakat setempat”.
Kota Quang Ninh menetapkan bahwa ruang pertumbuhan daerahnya masih sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara efektif maupun ditransformasikan secara lengkap menjadi penggerak pembangunan nyata. Dalam konteks tersebut, pada tanggal 2 Oktober, Kota ini Mempercepat dan Menerobos untuk Menyelesaikan Berbagai Kriteria dan Tugas Pembangunan Sosial-Ekonomi Tahun 2026”. Gerakan ini berfokus pada target pertumbuhan PDRB (GRDP) lebih dari 13% penerimaan APBN melebihi 100 triliun VND, serta realisasi 100% modal investasi publik sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Fokus tata kelola saat ini adalah mempercepat pelaksanaan berbagai proyek yang telah diselesaikan kendalanya, meningkatkan efisiensi investasi, serta memanfaatkan sumber daya pembangunan secara maksimal. Bui Van Khang, Ketua Komite Rakyat Kota Quang Ninh menekankan:
“Kita perlu berfokus menata kembali ruang pembangunan dan menciptakan lebih banyak penggerak pertumbuhan baru. Untuk perencanaan yang sudah ada, kuncinya adalah pelaksanaan. Ruang administratif baru harus sebenar menciptakan ruang pembangunan yang baru, metode tata kelola yang baru serta penggerak pertumbuhan yang baru”.
Dengan keunggulan posisi geografis, infrastruktur, industri, pariwisata, serta lingkungan investasi yang terus membaik, Kota Quang Ninh secara bertahap mengubah potensinya menjadi sumber daya dan mengubah ruang menjadi motor penggerak pertumbuhan. Hasil yang dicapai pada tahun 2026 tidak hanya menegaskan daya tahan sebuah kota baru yang dinamis, namun juga turut memperkokoh perannya sebagai kutub pertumbuhan yang mendampingi seluruh negeri menuju target pertumbuhan ekonomi dua digit.








