Mausoleum Raja Khai Dinh – Jejak Perpaduan Budaya Timur-Barat di dalam Kompleks Warisan Ibu Kota Kuno Hue
19/07/2026 13:07
[VOVWORLD] - Mausoleum Khai Dinh (kompleks makam Raja Khai Dinh) tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir raja ke-12 Dinasti Nguyen, tetapi juga merupakan bukti bagi proses pertukaran budaya pada awal abad ke-20. Mausoleum ini mencerminkan perpaduan antara seni rupa tradisional Vietnam dengan berbagai aliran arsitektur Eropa dan Asia.
Mausoleum Khai Dinh merupakan mausoleum paling unik dari dinasti Nguyen. Dibangun dari tahun 1920 hingga 1931, ini adalah satu-satunya bangunan kerajaan Vietnam yang menggunakan seluruh material impor seperti semen, baja, kaca patri, dan genteng ardoise.
Berbeda dengan berbagai mausoleum sebelumnya yang menggunakan kayu atau batu alam berukuran besar, seluruh sistem tangga dan pagar langkan berhias naga yang berliku-liku terbuat dari beton bertulang – sebuah teknik konstruksi paling canggih pada masanya, yang diimpor dari Eropa.
Untuk mencapai tempat peristirahatan raja, pengunjung harus mendaki 127 anak tangga yang curam.
Secara keseluruhan, Mausoleum Khai Dinh terletak di lokasi dengan pemandangan pegunungan yang indah, namun memiliki penampilan yang megah, seperti yang diinginkan Raja Khai Dinh.
Di halaman penghormatan Bai Dinh, dua baris patung batu berdiri dengan tenang, menjaga keabadian tempat peristirahatan terakhir sang raja.
Dua baris patung batu pejabat sipil dan pejabat militer, gajah, dan kuda, yang dipahat dengan ukuran sebenarnya, menunjukkan kecanggihan seni ukir dan konsep ritual istana di bawah dinasti Nguyen.
Dibandingkan dengan mausoleum lain di Hue, Mausoleum Khai Dinh relatif kecil luasnya, tetapi membutuhkan waktu paling lama untuk diselesaikan, hingga 11 tahun.
Istana Thien Dinh terletak di lantai 5, tingkat tertinggi di kompleks mausoleum tersebut.
Ruang dalam Istana Thien Dinh dipenuhi dengan karya seni mosaik yang rumit.
Detail mosaik yang rumit pada keramik dan kaca sepenuhnya dibuat secara manual, menciptakan panel dekoratif hidup yang mencerminkan tingkat seni rupa istana Vietnam pada awal abad ke-20.
Raja Khai Dinh (1916-1925) adalah raja ke-12 dari Dinasti Nguyen sekaligus raja terakhir yang membangun mausoleum. (Dalam foto: Patung Raja Khai Dinh dibuat di Prancis pada tahun 1922 dengan skala 1:1.)
Berbeda dengan sebagian besar mauoleum raja-raja dinasti Nguyen, di mana lokasi ruang pemakaman dirahasiakan untuk memastikan ketenangan peristirahatan raja, Mausoleum Khai Dinh merupakan pengecualian di mana ruang pemakaman terletak tepat di bawah patung perunggu di Istana Thien Dinh.
Hingga kini, tempat ini tetap terbuka untuk pengunjung, memberikan kesempatan kepada publik untuk mengunjungi salah satu lokasi paling unik dari arsitektur dan ritual pemakaman di bawah Dinasti Nguyen.
Banyak pengunjung meluangkan waktu untuk mengabadikan momen di Mausoleum Khai Dinh, tempat berkumpulnya nilai-nilai sejarah, seni, dan arsitektur unik Vietnam.
Di tengah perjalanan waktu, Mausoleum Khai Dinh terus melestarikan nilai-nilai sejarah, seni, dan budaya, berkontribusi dalam menyebarkan citra Vietnam yang kaya akan identitas kepada sahabat internasional melalui perjalanan menjelajahi warisan ibu kota kuno Hue.
Tag:
TAG
VOV/VOVWORLD/Mausoleum Raja Khai Dinh/Dinasti Nguyen