81 tahun telah berlalu, Vietnam saat ini telah memiliki posisi yang sangat berbeda, namun pelajaran yang membawa kemenangan pada Musim Gugur 1945 tersebut tetap memiliki nilai yang utuh dan menjadi pendorong bagi perjalanan pembangunan dewasa ini.
81 tahun setelah Revolusi Agustus, warisan sejarah bagi generasi sekarang bukan hanya kebanggaan atas sebuah revolusi yang membawa kemerdekaan, tetapi juga metode untuk membangkitkan kekuatan rakyat, memanfaatkan momentum, membangun kemandirian, serta bertindak tegas untuk mewujudkan aspirasi menjadi kenyataan.
Memanfaatkan Momentum, Bertindak Tegas, Membangkitkan Kekuatan Rakyat
Revolusi Agustus merupakan hasil dari proses persiapan yang panjang. Namun ketika momentum muncul, revolusi bergerak dengan cepat dan masif. Mantan Menteri Luar Negeri Vietnam, Nguyen Dy Nien menganalisis:
"Momentum sangat penting. Untuk meraih kemenangan dan kemerdekaan dalam Revolusi Agustus 1945, Presiden Ho Chi Minh memilih momentum yaitu saat Prancis disingkirkan Jepang dari Indochina dan saat Jepang menyerah kepada Sekutu. Sementara itu, pihak sekutu saat itu belum memutuskan siapa yang akan mengelola wilayah jajahan. Momentum tersebut menciptakan kekosongan kekuasaan. Dalam kekosongan tersebut, Presiden Ho Chi Minh memimpin rakyat merebut kekuasaan dan mendirikan Republik Demokratik Vietnam."
Pelajaran dari tahun 1945 dalam era sekarang adalah melihat momentum, mempersiapkan kapasitas yang memadai dan bertindak cukup cepat untuk menjadikan momentum sebagai kekuatan pendorong pembangunan.
Pelajaran besar lainnya dari Revolusi Agustus adalah mengembangkan kekuatan rakyat. Revolusi tersebut merupakan revolusi massa, di mana kekuatan jutaan warga dihimpun menjadi kekuatan seluruh bangsa. 81 tahun kemudian, sumber daya terpenting Vietnam tetaplah rakyat Vietnam. Pengacara Dang Van Cuong, dari Asosiasi Pengacara Hanoi, mengatakan:
"Partai Komunis dan Negara Vietnam sangat memperhatikan faktor perkembangan rakyat sebagai tolok ukur pembangunan. Kita sedang membangun pemerintahan digital, ekonomi digital, dan warga negara digital. Dengan demikian, hak-hak setiap warga secara bertahap terjamin dengan sebaik-baiknya."
Menempatkan rakyat sebagai pusat juga merupakan cara untuk meneruskan semangat Revolusi Agustus: kekuatan negara bermula dari kekuatan rakyat; aspirasi nasional diciptakan dari aspirasi setiap individu.
Mandiri, Tangguh, Menjadikan Aspirasi sebagai Kekuatan Pendorong Pembangunan
Revolusi Agustus telah membuka era Vietnam yang merdeka. Di dunia saat ini, semangat kemerdekaan tersebut dilanjutkan melalui kemandirian.
Namun mandiri bukan berarti menutup diri. Sebaliknya, Vietnam secara proaktif melakukan integrasi, memanfaatkan sumber modal, teknologi, pengetahuan, dan pasar internasional. Vietnam terintegrasi secara mendalam namun tidak bergantung; terbuka namun mampu mandiri; bekerja sama secara luas namun selalu mengutamakan kepentingan nasional dan bangsa. Inilah kelanjutan semangat kemerdekaan Musim Gugur 1945 dalam kondisi baru.
Untuk mewujudkan aspirasinya, Vietnam secara tegas melakukan pembaruan, berani melampaui batas-batas lama, mengatasi hambatan dalam kelembagaan, infrastruktur dan sumber daya manusia, sekaligus memanfaatkan secara maksimal berbagai peluang yang dibuka oleh zaman. Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden To Lam menegaskan:
"Kita harus mengenali peluang sejak dini dan mengubahnya menjadi hasil nyata. Kita tidak bisa hanya duduk dan menunggu kondisi yang menguntungkan datang, dan juga tidak bisa hanya bertindak ketika situasi sudah terjadi. Percaya diri tetapi jangan berpuas diri, berani tetapi jangan gegabah, fleksibel namun teguh pada prinsip. Memperluas kerja sama sekaligus memperkuat kemandirian strategis, kekuatan internal, dan ketahanan."
Musim Gugur 1945 telah membuka era baru bagi bangsa Vietnam. Musim Gugur hari ini menghadirkan tuntutan baru: mengubah capaian kemerdekaan menjadi sumber daya bagi pembangunan, serta mengubah aspirasi untuk mewujudkan Vietnam yang perkasa menjadi hasil-hasil nyata dalam kehidupan. Inilah cara paling nyata untuk meneruskan nilai-nilai Revolusi Agustus, sekaligus menjadi kekuatan pendorong bagi Vietnam untuk terus melangkah maju dengan kuat di era baru./.








