(VOVworld) - Penembakan jatuh pesawat tempur Su-24 milik Rusia oleh Turki, 24/11, di kawasan perbatasan Suriah dengan alasan menyangsikan bahwa pesawat terbang yang telah melanggar wilayah udara Turki ini tidak hanya menimbulkan ketegangan terhadap hubungan antara dua negara saja, melainkan juga membuyarkan pasukan aliansi internasional dalam melawan pasukan yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS) di Timur Tengah.