Kursus tersebut bertujuan untuk memperkenalkan musik dari negeri ribuan pulau kepada masyarakat Vietnam.

Dalam kursus tersebut, para peserta mendapat pengetahuan tentang sejarah, cara memainkan hingga mempraktekkan melodi-melodi yang sederhana. Dari nada-nada yang terpisah seluruh peserta kursus berhasil memadukannya menjadi sebuah komposisi musik yang ceria, sehinggamenciptakan suasana pertukaran budaya yang ramah. Bapak Aan Handoyo, seniman sekaligus pengajar alat musik Angklung dari Indonesia, berbagi:

Kelas ini menarik minat banyak mahasiswa dari Universitas Hanoi, Universitas Humaniora dan Sosial, serta para pemuda yang ingin mengenal lebih jauh tentang negara dan masyarakat Indonesia. Huong Binh dan Minh Tri, mahasiwa di Hanoi mengatakan:

“Saya sangat terkesan, sungguh tidak menyangka bahwa dari batang-batang bambu ini bisa dihasilkan ragam bunyi dengan skala 7 titi nada. Ketika suara instrumen ini bergema, saya merasa seolah menyatu dengan alam, sebuah perasaan yang sangat releks. Saya sangat terkesan dengan cara memainkan alat musik ini. Saya berharap akan ada lebih banyak kesempatan untuk mengikuti kelas-kelas pengenalan alat musik tradisional Indonesia seperti ini lagi."

“Melalui kursus tersebut, saya mendapatkan mengetahu berupa hal yang baru, khususnya cara memainkan Angklung. Alat musik ini sangat dekat karena memiliki beberapa kesamaan dengan instrumen musik tradisional di Vietnam Tengah dan Tay Nguyen yang pernah saya ketahui sebelumnya”.

Selama beberapa tahun terakhir, KBRI Hanoisecara rutin menyelenggarakan berbagai kursus untuk memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia kepada masyarakat Vietnam. Kegiatan ini turut memperkenalkan kebudayaan Indonesia, memperkuat silaturahmi rakyat dan mempererat persahabatan antara Vietnam dengan Indonesia. Salah satu momen berkesan adakah pertunjukan Angklung oleh para anggota Asosiasi Perempuan Indonesia di Kota Hanoi bersama rekan-rekan Indonesia dengan lagu “Nguoi Viet minh thuong nhau” (atau Orang Vietnam saling mencintai) dalam Festival Budaya Dunia tahun 2026 di Benteng Kuno Thang Long, Hanoi.