Lebih dari 2.900 keluarga terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir parah. Provinsi-provinsi yang terdampak cukup parah antara lain Kratie, Tboung Khmum, Kampong Cham, Kampong Thom, Battambang, Pailin, Pursat, Preah Vihear, Siem Reap, dan Banteay Meanchey. Pemerintah daerah di provinsi-provinsi tersebut masih mempertahankan pasukan siaga untuk menghadapi perkembangan cuaca buruk dan siap memberikan bantuan serta mengevakuasi warga di daerah terdampak.
Sementara itu, di Thailand, hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari juga menyebabkan banjir meluas di Bangkok, yang berdampak parah terhadap lalu lintas dan kegiatan usaha. Curah hujan kumulatif di sejumlah wilayah telah mencapai lebih dari 300 milimeter. Pemerintah Bangkok telah menyiapkan lebih dari 200 lokasi penampungan sementara yang dapat menampung sekitar 3.000 warga. Hingga 27 September, lebih dari 545.000 orang di 25 provinsi dan kota lainnya di Thailand juga terdampak banjir, terutama di wilayah Thailand bagian tengah dan timur.
Banjir dan hujan lebat juga menyebabkan tanah longsor di wilayah selatan Myanmar, menewaskan sedikitnya 8 orang dan menyebabkan sekitar 30 orang hilang. Hujan masih terus berlangsung sehingga banyak warga dan desa di wilayah Tanintharyi masih berada dalam kondisi rawan. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.





