Pada Persidangan ke-2 MN angkatan XVI, Pemerintah berencana mengajukan kepada MN sebanyak 95 dokumen, pemaparan dan laporan. Di antaranya, pekerjaan legislasi mencakup porsi terbesar, yakni 44 undang-undnag dan resolusi, yang terdiri atas 7 rancangan undang-undang baru, 36 undang-undang (amandemen) dan satu resolusi; 8 pemaparan dan laporan mengenai sosial-ekonomi dan anggaran keuangan negara; serta 43 laporan yang dikirimkan kepada para anggota MN untuk dipelajari. Berbagai dokumen tersebut saat ini sedang dipercepat penyelesaiannya untuk disampaikan kepada MN sebelum 2 Oktober.
Dalam konferensi tersebut, Perdana Menteri Le Minh Hung menekankan bahwa untuk memastikan Persidangan ke-2 berlangsung sukses, Badan Tetap Komite Partai Pemerintah dan Badan Tetap Komite Partai MN perlu berkoordinasi secara erat dalam proses verifikasi dan penyempurnaan berkas-berkas rancangan undang-undang yang penting.
“Persiapan rancangan undang-undang untuk Persidangan ke-2 merupakan tugas yang sangat berat, dengan banyak persoalan yang sangat penting, seperti Undang-Undang mengenai Pertanahan, Undang-Undang mengenai Anggaran Keuangan Negara, Undang-Undang mengenai Investasi Publik yang Terkonsolidasi, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, dan sebagainya. Ini merupakan persoalan yang berdampak sangat besar terhadap masyarakat dan dunia usaha. Oleh karena itu, perlu ada koordinasi yang sangat erat dalam waktu mendatang untuk memastikan kualitas terbaik dari rancangan undang-undang yang diajukan kepada MN”.





