Isi pembahasan tersebut berfokus pada persoalan Selat Hormuz serta upaya untuk melanjutkan perundingan damai antara AS dan Iran.
Kantor berita ISNA dari Iran mengonfirmasi bahwa Menlu Iran, Abbas Araghchi hanya akan bertemu dan berdiskusi dengan para mediator, tanpa kehadiran perwakilan AS sama sekali. Fokus pembahasan tertuju pada usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan masa depan perundingan damai AS-Iran.
Pada hari yang sama, Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa para pejabat AS telah berkomunikasi dengan para mediator dalam upaya mencari solusi bagi konflik antara AS dan Iran. Trump menyatakan keyakinannya bahwa AS akan segera memenangkan perang ini dan mengulangi pandangannya bahwa Iran tidak akan diizinkan memiliki senjata nuklir.





