Prestasi ini kembali menjadi pengakuan atas kualitas dan merek beras Vietnam di pasar internasional. Sebelumnya, ST25 telah tiga kali meraih hadiah pertama, yakni pada tahun 2019, 2023, dan 2025. Tahun ini, Myanmar menempati posisi pertama, sedangkan Filipina berada di posisi ketiga.
Menurut Kantor Perdagangan Vietnam di Filipina, selama delapan bulan pertama 2026, nilai ekspor beras Vietnam ke pasar Filipina mencapai 1,19 miliar USD, atau lebih dari 27% total nilai ekspor Vietnam ke negara tersebut.
Fenomena El Niño diperkirakan dapat memberikan dampak kuat mulai akhir tahun 2026, meningkatkan risiko kekurangan pangan di Filipina dan menambah tekanan terhadap kebutuhan impor beras negara tersebut. Dalam konteks ini, mempertahankan kapasitas pasokan, meningkatkan kualitas, dan mengembangkan merek memiliki makna penting bagi perusahaan beras Vietnam untuk mempertahankan pangsa pasar sekaligus mencari peluang untuk memperluas ekspor ke Filipina.






