Hadir dan menyampaikan pidato pada upacara tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden To Lam menegaskan bahwa Ibu Kota Hanoi bertekad untuk bangkit dan menjadi ibu kota yang “Berbudaya – Beradab – Modern – Bahagia”. Hanoi fokus pada pelaksanaan secara efektif Resolusi Politbiro Nomor 02 tanggal 17 Maret 2026 mengenai “Pembangunan dan Pengembangan Ibu Kota Hanoi di Era Baru”, Undang-Undang Ibu Kota, serta rencana induk pembangunan ibu kota dengan visi 100 tahun.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta Angkatan Bersenjata Ibu Kota untuk memperkuat hubungan persatuan dan keterikatan antara tentara dan rakyat, serta berkontribusi dalam membangun landasan politik yang kuat di daerah. Beliau berharap agar Angkatan Bersenjata dan seluruh lapisan masyarakat Ibu Kota bertekad mewujudkan visi ibu kota 100 tahun.

“Saya berharap agar Komite Partai, pemerintah daerah, serta seluruh komandan dan prajurit Angkatan Bersenjata Ibu Kota harus “mengumpulkan persatuan, tekad, talenta, dan kekuatan”; mempertahankan dan mengembangkan watak ‘Prajurit Paman Ho’; serta memuliakan keindahan budaya ‘Prajurit Ibu Kota’ di era baru. Hanoi harus benar-benar menjadi kota yang berbudaya, beradab, modern, dan bahagia; menjadi pusat penghubung global sekaligus motor penggerak pembangunan nasional; serta berkontribusi dalam membawa Vietnam melangkah mantap menuju era pembangunan yang kuat, makmur, dan bahagia.”