Pada konferensi tersebut, Letnan Jenderal Le Quang Minh, Wakil Kepala Direktorat Umum Politik sekaligus anggota Badan Pengarah Nasional urusan Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Tulang Belulang Martir (Badan Pengarah Nasional 515), menyatakan bahwa dari 15 Maret hingga 6 Mei, berbagai lembaga dan unit telah mencari dan mengumpulkan 358 tulang belulang martir. Ia meminta berbagai lembaga dan unit tersebut untuk membuat rencana dan mengorganisasikan pelaksanaan Kampanye serta tugas-tugas terkait pencarian dan pengumpulan tulang belulang martir di masa mendatang.

Selain itu, berbagai lembaga dan unit perlu menyusun rencana dan opsi untuk berkoordinasi dengan Amerika Serikat, Tiongkok, dan Republik Korea guna memanfaatkan dokumen, artefak, dan benda kenangan yang terkait dengan tentara Vietnam yang gugur dan hilang selama perang. Letnan Jenderal Le Quang Minh meminta supaya meningkatkan propaganda mengenai kampanye tersebut di media massa untuk menciptakan konsensus publik dan menjamin keberhasilan tujuan kampanye.

Kampanye lima ratus hari dan malam (15/3/2025-27/7/2027) menetapkan tugas utama yaitu mencari dan mengumpulkan sekitar 7.000 set tulang belulang martir sekaligus menyelesaikan pengambilan sampel tulang belulang martir dalam pemakaman yang informasinya belum teridentifikasi. Kampanye tersebut juga menargetkan akan membangun, melengkapi, dan mengoperasikan basis data gen kerabat para martir yang informasinya belum teridentifikasi; sambil meningkatkan upaya penjinakan bom, ranjau dan badan peledak guna mendukung pencarian dan pengumpulan tulang belulang martir, terutama di berbagai lokasi utama di Provinsi Tuyen Quang, Provinsi Lao Cai, dan Provinsi Lang Son.