Mengenai tatanan internasional, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa dunia perlu menuju sistem multipolar, di mana kepentingan semua pihak dalam hubungan internasional diperhitungkan dan keamanan suatu negara tidak dijamin dengan merugikan keamanan negara lain.

Mengenai konflik dengan Ukraina, Presiden Rusia menekankan bahwa target yang dituju adalah menciptakan kondisi bagi perdamaian jangka panjang, alih-alih gencatan senjata sementara, sekaligus memastikan adanya jaminan keamanan.

Mengenai hubungan dengan Eropa, Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Rusia “tidak mengancam siapa pun” dan tidak berniat menyerang negara mana pun, tetapi akan memberikan balasan jika diserang.

Mengenai hubungan Rusia-AS, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Moskow siap melanjutkan dialog dengan Washington mengenai pengendalian senjata strategis.

Sementara itu, terkait hubungan Rusia-Tiongkok, Presiden Vladimir Putin mengapresiasi koordinasi antara Moskow dan Beijing. Ia menyatakan bahwa Rusia mendukung gagasan mengadakan pertemuan tiga pihak antara dirinya, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Presiden AS Donald Trump, namun agenda pertemuan tersebut perlu ditentukan terlebih dahulu.