Ketika menyampaikan laporan pada lokakarya tersebut, Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Dak Lak menyampaikan bahwa selama waktu enam bulan pertama tahun 2026, Dak Lak menyambut sekitar 5,33 juta wisatawan, meningkat lebih dari 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di antaranya, kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 78.500 orang, dengan total pendapatan dari sektor pariwisata diperkirakan mencapai lebih dari 9.600 miliar VND (lebih dari 360 juta dolar Amerika Serikat), naik hampir 38 persen. Saat menegaskan kepentingan lokakarya ini dalam membangun merek pariwisata provinsi, Nguyen Le Vu, Wakil Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Dak Lak, menekankan:
"Pengetahuan dari lokakarya ini akan membantu berbagai daerah bersikap proaktif dalam menciptakan produk-produk pariwisata di wilayahnya masing-masing. Yang terpenting adalah apa yang dapat kita hadirkan bagi para wisatawan; dan apa yang dapat dibawa pulang oleh para wisatawan setelah berkunjung. Melalui itu, pemerintah daerah akan lebih proaktif dalam membangun destinasi mereka."
Dalam lokakarya tersebut, Le Quoc Vinh, Pakar Pembangunan Destinasi sekaligus Ketua CSMO Vietnam, menuturkan:
"Jika hanya mendaftar apa yang kita miliki atau apa yang menarik, kita hanya akan menarik beberapa kelompok obyek tertentu. Namun, jika kita mampu mengubah semua yang ada menjadi kisah, untuk memberikan pengalaman yang khusus bagi wisatawan saat datang ke Dak Lak, mereka akan merasakan apa yang memberi nilai tambah bagi kehidupan mereka. Itulah hal yang diharapkan oleh para wisatawan maupun para praktisi pariwisata profesional."






