Dalam pidato evaluasinya, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa evaluasi tidak sekadar bertujuan melihat kembali event-event secara bertahap. Yang lebih penting harus memahami persoalan-persoalan yang bersifat sistematis dan mendasar. Sekaligus menarik pengalaman yang bernilai jangka panjang, menjelaskan semua pembatasan dan kekurangan secara subyektif untuk diatasi, dari situ menetapkan visi pembangunan untuk seratus tahun selanjutnya.

Bagi evaluasi empat tahun pelaksanaan Pedoman, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta tidak berhenti pada penilaiian sebuah naskah tapi harus menjelaskan pola pembangunan Vietnam, jalan menuju sosialis dan hubungan-hubungan besar yang mendasar dalam pembangunan tanah air. Ini akan menjadi fondasi penting untuk membuat haluan politik pembangunan untuk tahapan baru.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam juga menaruh perhatian bahwa proses evaluasi harus terjamin semangat proaktif dan ilmiah, memberikan penilaian prestasi dan pembatasan secara tepat. Melakukan evaluasi untuk ditegaskan tapi jangan memuaskan diri, dari situ dapat menarik pengalaman dan menuju masa depan.