Dalam konferensi itu, Komite Rakyat Provinsi An Giang menyerahkan keputusan persetujuan kebijakan investasi bagi 29 proyek besar dengan total nilai pendaftaran lebih dari 161 triliun dong (lebih dari 6,1 miliar dolar AS) terhitung sejak 1 Juli 2025 hingga saat ini. Di antaranya terdapat 10 proyek untuk melayani APEC yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan kebijakan investasi; serta 19 proyek yang diserahkan langsung dalam konferensi dengan total modal hampir 67 triliun dong (lebih dari 2,5 miliar dolar AS), berfokus pada infrastruktur strategis, pariwisata kelas atas, kawasan industri, kawasan perkotaan reklamasi pantai, dan energi terbarukan.

Secara khusus, Komite Rakyat Provinsi An Giang menandatangani kerja sama strategis komprehensif dengan empat mitra dan menyerahkan nota kesepahaman penelitian investasi kepada 24 investor strategis dengan total modal pendaftaran awal hampir 1,5 kuadriliun dong (57 miliar dolar AS).

Dalam pidato arahannya di konferensi tersebut, Wakil Perdana Menteri Tetap Pham Gia Tuc menegaskan bahwa kepercayaan dan komitmen investasi dari banyak perusahaan di An Giang membuktikan bahwa An Giang merupakan tujuan investasi bagi investor domestik maupun asing. Pemerintah, kementerian dan lembaga pusat, serta pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu mendampingi dan menciptakan lingkungan serta prosedur yang paling kondusif agar dunia usaha merasa aman untuk berinvestasi.

Agar perencanaan An Giang benar-benar membuka jalan bagi pembangunan dan berperan sebagai pencipta arah pembangunan, bukan sekadar alat pengelolaan, Pham Gia Tuc meminta An Giang untuk lebih proaktif dan aktif berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga pusat dalam pelaksanaan perencanaan provinsi, sekaligus dikaitkan dengan penataan perkotaan, pulau hijau, dan laut bersih guna melayani Konferensi Tingkat Tinggi APEC 2027 dan tahun-tahun berikutnya.