Menurut Juru bicara Pham Thu Hang, pandangan Vietnam adalah dengan tegas dan ketat menangani semua tindakan pelanggaran hak kekayaan intelektual dan akan terus memperkuat perlindungan, pelaksanaan hak kekayaan intelektual. Sistem perundang-undangan Vietnam terkait kekayaan intelektual telah terus-menerus disempurnakan dan disinkronisasi.
Selain itu, Pemerintah Vietnam juga memberlakukan berbagai dokumen arahan untuk memperkuat pelaksanaan hak kekayaan intelektual, perjuangan memberantas penyelundupan, penipuan perdagangan, barang palsu, dan barang yang melanggar hak kekayaan intelektual. Juru bicara Pham Thu Hang menunjukkan:
Vietnam meminta AS untuk memberikan penilaian yang objektif dan seimbang mengenai upaya dan keberhasilan Vietnam di sektor perlindungan hak kekayaan intelektual. Vietnam sedang bekerja sama secara sangat aktif dan efektif dengan AS di sektor ini. Vietnam siap berbagi informasi dan memperjelas kebijakan dan ketentuan Vietnam. Vietnam menganggap bahwa kedua belah pihak perlu terus berkoordinasi erat untuk menangani secara tuntas berbagai perbedaan, demi kepentingan kedua negara dan menuju pembangunan kerangka kerja sama ekonomi dan perdagangan yang stabil, seimbang dan berkelanjutan.
Pada tahun 2025, pasukan-pasukan fungsional Vietnam telah menangani ribuan kasus terkait pelanggaran hak kekayaan intelektual. Khususnya Pasukan Pengawas Pasar menangani 3.306 kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual di pasar tradisional dan 599 kasus di e-commerce dan media sosial. Selain itu, lebih dari 1.200 situs web yang menyediakan dan membagikan konten yang diduga melanggar hak cipta dan hak terkait lainnya diblokir.








