Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengarah urusan Keamanan Siber Nasional berkoordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik mengangkat tema "Demi Ruang Siber yang Humanis bagi Setiap Orang".
Dalam acara pembukaan tersebut, PM Le Minh Hung meminta seluruh sistem tidak boleh subjektif atau lengah ketika kecepatan jaminan keamanan siber terkadang belum mendampingi laju transformasi digital sementara infrastruktur digital, sumber daya manusia, serta kemampuan menguasai teknologi inti masih terbatas. Untuk memenuhi tuntutan pembangunan tanah air di era digital, PM Le Minh Hung meminta agar "perlindungan sistem" harus dikaitkan erat dengan "perlindungan manusia".
“Menjamin keamanan siber harus dikaitkan erat dan sinkron antara perlindungan sistem” dengan perlindungan siber dengan tujuan menjadikan keselamatan, ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan masyarakat sebagai tolok ukur tertinggi untuk semua kebijakan. Ini juga merupakan ideologi menyeluruh dari pesan Hari Keamanan Siber tahun ini”.
PM Le Minh Hung juga meminta perusahaan teknologi dan keuangan harus memikul tanggung jawab sosial. Di samping itu, mereka harus bertransisi ke arsitektur keamanan yang berpusat pada manusia, serta mengintegrasikan fitur-fitur perlindungan dan peringatan penipuan otomatis yang sepenuhnya gratis bagi para pengguna”.








