"Kampanye 500 Hari Siang dan Malam": Panggilan dari Hati dalam Perjalanan Mengembalikan Nama-Nama Mereka yang Abadi
26/07/2026 08:34
[VOVWORLD] - Lebih dari setengah abad telah berlalu sejak masa perang. Vietnam telah menikmati kedamaian, namun jauh di dalam pangkuan Ibu Pertiwi dan di bekas medan-medan perang, masih ada putra-putri bangsa yang belum dapat kembali.
"Kampanye 500 Hari Siang dan Malam untuk Pencarian, Evakuasi, dan Identifikasi Kerangka Para Martir" bukan sekadar sebuah rencana aksi nasional, tetapi juga merupakan panggilan yang hati mereka yang ditinggalkan, sekaligus wujud utang budi dan rasa hormat yang mendalam dari generasi masa kini terhadap mereka yang telah berkorban demi tanah air.
Pada pagi hari tanggal 2 April, di Kawasan Situs Peninggalan Nasional Khusus Benteng Kuno Quang Tri, Badan Pengarah Nasional untuk Pencarian, Evakuasi, dan Identifikasi Kerangka Para Martir secara khidmat menyelenggarakan upacara peluncuran "Kampanye 500 Hari Siang dan Malam untuk Mengintensifkan Pencarian, Evakuasi, dan Identifikasi Kerangka Para Martir".
Foto: Thanh Hieu /VOV di Vietnam Tengah.
Barisan nisan yang tertata rapi menjadi bukti nyata atas pengorbanan besar generasi pendahulu demi perdamaian yang kita nikmati hari ini. Foto: Kim Thanh/VOV
Dalam surat yang dikirimkan kepada para Ibu Vietnam Heroik, Pahlawan Angkatan Bersenjata Rakyat, Pahlawan Buruh, para prajurit penyandang disabilitas, prajurit yang sakit akibat perang, keluarga para martir, veteran, mantan anggota Keamanan publik rakyat, mantan pemuda sukarelawan, para pejuang perlawanan, serta seluruh warga yang berjasa kepada tanah air dalam rangka peringatan HUT ke-79 Hari Prajurit Penyandang Disabilitas dan Martir, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden To Lam menegaskan bahwa "Kampanye 500 Hari Siang dan Malam untuk Mengintensifkan Pencarian, Evakuasi, dan Identifikasi Kerangka Para Martir" merupakan panggilan dari hati, sebuah perjalanan pengabdian pada masa damai untuk mencari mereka yang telah mewujudkan perdamaian, sekaligus kelanjutan dari nilai luhur bangsa Vietnam, yaitu "Minum air ingat pada sumbernya" dan "Membalas budi".
Foto: The Anh/nhandan.vn
Dengan semangat kebangsaan tersebut, melalui berbagai pertemuan antara para petugas pencarian dan para saksi sejarah, tim-tim pencarian dan evakuasi melakukan survei lapangan di kawasan-kawasan yang dahulu merupakan medan perang sengit. Mereka dengan tekun menelusuri setiap informasi dan setiap jejak yang masih tersisa setelah puluhan tahun berlalu. Foto: Wartawan/VOV
Meski harus menghadapi medan yang berat, cuaca yang ekstrem, serta jejak-jejak perang yang kian memudar, upaya pencarian terus berlanjut berkat ketekunan dan pengabdian para prajurit masa kini.
Foto: Wartawan/VOV
Setiap benda peninggalan yang ditemukan di lokasi pencarian dicatat dan disimpan dengan saksama, sehingga menjadi data berharga untuk membantu proses verifikasi informasi mengenai para martir.
Foto: Wartawan/VOV
Kerangka para martir dibersihkan dengan penuh kehati-hatian, diberi nomor identifikasi, lalu diselimuti Bendera Nasional Vietnam sebelum dimakamkan di Taman Makam Martir.
Foto: Wartawan/VOV
Yang patut diperhatikan, pada awal Juli lalu, di Taman Le Thi Rieng, Badan Pengarah 515 Nasional, Badan Pengarah 515 Komando Militer Wilayah 7, dan Badan Pengarah 515 Kota Ho Chi Minh menyelenggarakan upacara dimulainya operasi pencarian dan evakuasi kerangka para martir dalam Serangan Umum dan Pemberontakan Musim Semi Mau Than 1968. Sebuah parit ekskavasi besar dibuka dengan dukungan sistem radar penembus tanah, untuk secara bertahap mendekati lokasi kuburan massal. Foto: Ty Hunh /VOV Kota Ho Chi Minh
Hingga pertengahan Juli 2026, di Taman Le Thi Rieng saja telah berhasil dievakuasi 100 kerangka para martir beserta dua kumpulan kerangkan dari makam massal, yang kemudian diangkat dari perut bumi dengan penuh penghormatan. Foto: Ty Huynh/VOV Kota Ho Chi Minh
Di berbagai hutan, lereng pegunungan, dan bekas medan perang di seluruh Vietnam maupun di Laos dan Kamboja, "Kampanye 500 Hari Siang dan Malam untuk Mengintensifkan Pencarian, Evakuasi, dan Identifikasi Kerangka Para Martir" terus berlanjut untuk membawa pulang para martir ke Tanah Air, ke pangkuan keluarga, dan mengembalikan nama serta jati diri mereka.
Foto: Thien Ly/VOV Kota Ho Chi Minh
Selama lebih dari 82 hari tanpa henti bertugas di tengah hutan belantara, 42 personel Tim K72 telah menyisir dan melakukan pencarian di area seluas lebih dari 300.000 meter persegi, menggali lebih dari 8.000 lubang uji dan 3.000 meter parit, serta memindahkan lebih dari 26.000 meter kubik tanah dan batu. Berkat upaya tersebut, mereka berhasil menemukan dan mengevakuasi 62 kerangka para martir di wilayah Kamboja.
Foto: Thien Ly/VOV Kota Ho Chi Minh
Para petugas forensik mengambil sampel kerangka untuk keperluan uji DNA, sebuah terobosan yang membantu mengembalikan identitas mereka yang telah gugur. Foto: Wartawan /VOV
Pengambilan sampel biologis dari keluarga para martir dilaksanakan secara terpadu guna mendukung penyempurnaan basis data DNA nasional.
Foto: Wartawan/VOV
Baru-baru ini, perwakilan Direktorat Administrasi Kependudukan dan Ketertiban Sosial (C06) di bawah Kementerian Keamanan Publik Vietnam menyatakan bahwa pada versi terbaru aplikasi VNeID, Kementerian ini telah mengintegrasikan berbagai fitur dan layanan baru. Foto: C06
Setiap makam yang berhasil diidentifikasi tidak hanya melengkapi catatan sejarah, tetapi juga membantu sebuah keluarga mengakhiri pencarian yang telah berlangsung selama beberapa generasi.
Foto: Nam Trang/VOV Tay Nguyen
"Kampanye 500 Hari Siang dan Malam" bukan hanya merupakan sebuah tugas politik, tetapi juga mengandung makna kemanusiaan yang mendalam. Kampanye ini mencerminkan tanggung jawab Partai, Negara, dan seluruh masyarakat dalam menghormati jasa mereka yang telah gugur demi kemerdekaan dan kebebasan Tanah Air.
"Kampanye 500 Hari Siang dan Malam untuk Mengintensifkan Pencarian, Evakuasi, dan Identifikasi Kerangka Para Martir"
• Periode pelaksanaan: 15 Maret 2026 – 27 Juli 2027 (secara resmi diluncurkan pada 2 April 2026).
• Target: Mengevakuasi sekitar 7.000 kerangka para martir; Mengambil sampel dari sekitar 230.000 makam yang belum diketahui identitasnya; Melakukan 18.000 uji DNA; Membangun basis data genetik keluarga para martir; Mempercepat pembersihan ranjau darat dan bahan peledak yang belum meledak guna mendukung upaya pencarian.
• Tahapan pelaksanaan: Evaluasi sementara akan dilaksanakan pada November 2026, sedangkan evaluasi akhir dijadwalkan sebelum 27 Juli 2027, bertepatan dengan peringatan Hari Prajurit Penyandang Disabilitas dan Martir yang ke-80.
Hingga saat ini, setelah lebih dari empat bulan pelaksanaan, berbagai satuan telah berhasil menemukan dan mengevakuasi 1.425 kerarngka para martir, yang terdiri atas 401 kerarngka di Vietnam, 174 kerangka di Laos, dan 850 kerangka di Kamboja. Di seluruh Vietnam, sampel telah diambil dari 66.013 makam para martir, dengan lebih dari 46.000 sampel memenuhi syarat untuk dianalisis. Selain itu, telah dikumpulkan 93.464 sampel biologis dari keluarga para martir guna membangun basis data DNA untuk proses pencocokan identitas.
Tag:
TAG
VOV/VOVWORLD/kerangka para martir/Kampanye 500 Hari Siang dan Malam/data DNA