Kunjungan ini memiliki makna historis yang sangat penting, berlangsung dalam konteks hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam - Australia yang memasuki tahap perkembangan baru, dengan banyak peluang dan ruang kerja sama yang semakin terbuka.

Kunjungan ini tidak hanya menciptakan dorongan baru bagi hubungan Vietnam -Australia dalam tahap perkembangan selanjutnya, tetapi juga terus menegaskan nilai strategis hubungan kedua negara bagi kepentingan jangka panjang masing-masing, serta bagi perdamaian, stabilitas, kerja sama dan kemakmuran kawasan maupun dunia.

Capaian kerja sama yang komprehensif, substansial dan efektif

Vietnam dan Australia menjalin hubungan diplomatik pada 26 Februari 1973 dan meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada Maret 2024. Setelah dua tahun menjalankan kerangka hubungan yang baru, hubungan bilateral berkembang pesat, mencerminkan semakin tingginya tingkat kepercayaan politik serta tekad kedua negara untuk mewujudkan berbagai komitmen di tingkat tinggi. Duta Besar Vietnam untuk Australia, Pham Hung Tam menilai: “Setelah lebih dari dua tahun peningkatan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, kerja sama Vietnam - Australia telah mencapai berbagai hasil yang menonjol, baik secara intensif maupun ekstensif. Tingkat keterikatan kedua negara di berbagai pilar kerja sama semakin diperkuat, sementara bidang-bidang kerja sama baru terus diperluas.

Dalam kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi, Australia saat ini merupakan salah satu mitra ekonomi utama Vietnam, sementara Vietnam semakin menegaskan posisinya sebagai mitra dagang yang dinamis bagi Australia di kawasan Asia Tenggara. Pada enam bulan pertama tahun ini, nilai perdagangan bilateral mencapai 8,1 miliar dolar AS, meningkat hampir 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Australia termasuk dalam 10 mitra terbesar Vietnam dalam bidang perdagangan, pariwisata dan bantuan pembangunan resmi.

Ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi kreatif semakin muncul sebagai motor penggerak pertumbuhan baru. Kedua negara secara efektif mengimplementasikan MoU tentang inovasi kreatif, dengan fokus pada berbagai bidang, seperti pertanian, kesehatan, keamanan hayati, pangan, lingkungan hidup, kelautan dan atmosfer.

Langkah penting dalam mengimplementasikan kebijakan luar negeri Partai Komunis Vietnam

Menurut Duta Besar Vietnam untuk Australia Pham Hung Tam, Vietnam dan Australia semakin memiliki banyak kesamaan kepentingan strategis, sekaligus memiliki kebutuhan untuk memperkuat kerja sama guna membantu masing-masing negara merespons dengan lebih baik berbagai perubahan mendalam dalam lingkungan internasional. Oleh karena itu, kunjungan kenegaraan Sekjen KS PKV sekaligus Presiden To Lam ke Australia akan menjadi tonggak penting, yang turut meningkatkan kepercayaan politik dan memperdalam hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam - Australia.

Kunjungan ini juga merupakan langkah penting dalam mengimplementasikan garis politik luar negeri yang telah ditetapkan pada Kongres Nasional ke-14 PKV, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan kebijakan untuk memperdalam hubungan dengan negara-negara mitra strategis komprehensif agar semakin substansial, efektif dan berkelanjutan. Duta Besar Pham Hung Tam menilai: “Fokus kunjungan tersebut adalah untuk lebih memperkuat dan meningkatkan kepercayaan politik di tingkat tertinggi, menciptakan momentum baru untuk implementasi efektif kerangka hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif, sekaligus mengarahkan prioritas kerja sama untuk periode mendatang di bidang-bidang utama seperti: politik, diplomasi, ekonomi, perdagangan, investasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi kreatif, transformasi digital, pendidikan dan pelatihan, pertahanan, keamanan dan pertukaran antarmasyarakat”.

Dengan pandangan yang sama, Profesor Carl Thayer dari Universitas New South Wales, Australia menyatakan: “Kini, menjelang berakhirnya Program Aksi penggelaran Kemitraan Strategis Komprehensif antara Australia dan Vietnam untuk periode 2024-2027, kedua negara mulai merencanakan masa depan, di mana mencari bidang-bidang yang menguntungkan kedua pihak. Vietnam dapat memasok chip komputer, yang akan sangat berharga. Vietnam juga mengembangkan pertanian berteknologi tinggi, pelabuhan dan infrastruktur, dan model transportasinya sedang berubah, dengan kemungkinan lebih banyak kapal yang akan berlabuh di Vietnam. Vietnam juga akan membutuhkan lebih banyak sumber daya keuangan dan sebagainya. Semua ini adalah bidang-bidang di mana Australia dan Selandia Baru dapat mendukung Vietnam.

Dengan fondasi kepercayaan politik yang kokoh, sifat saling melengkapi di bidang ekonomi yang tinggi, dan komitmen bersama untuk kerja sama, kunjungan kenegaraan Sekjen sekaligus Presiden To Lam ke Australia akan berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut hubungan Vietnam-Australia, menjadikannya lebih dalam, lebih substansial dan lebih efektif.