Sebelumnya, kepolisian Inggris menerima laporan dari seorang petani setempat mengenai sekelompok orang dan sejumlah truk muncul secara mencurigakan di sekitar Pangkalan Fairford, di wilayah barat daya Inggris, pada 27 September. Insiden tersebut mendorong pihak berwenang Inggris melakukan penyelidikan antiterorisme dan memaksa evakuasi darurat 85 keluarga yang tinggal di sekitar pangkalan militer tersebut. Para penyelidik tidak menemukan bahan peledak di dalam truk-truk tersebut, tetapi menyita sejumlah bahan bakar bensin.

Pada Maret tahun ini, Inggris memberikan izin kepada AS untuk menggunakan pangkalan tersebut dalam “operasi pertahanan khusus terhadap Iran”. Sejak saat itu, pesawat pembom dan pesawat-pesawat AS lainnya terus melakukan aktivitas lepas landas dan pendaratan di pangkalan ini. Fairford merupakan satu-satunya pangkalan udara di wilayah daratan Inggris yang digunakan untuk tujuan tersebut.