Berdasarkan rencana tersebut, pada periode 2026-2030, Hanoi menargetkan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) rata-rata di atas 11 persen per tahun, total PDRB mencapai lebih dari 113 miliar dolar AS, dan PDRB per kapita minimal 12.000 dolar AS. Ekonomi digital ditargetkan menyumbang setidaknya 40 persen dari PDRB, serta industri budaya sekitar 9 persen dari PDRB. Vu Dai Thang, Ketua Komite Rakyat Kota Hanoi, menyampaikan:
“Saat ini, pendorong utama untuk pembangunan masih berasal dari sektor jasa, di mana sektor konstruksi tetap menjadi sektor inti. Namun mulai tahun 2027-2028, bidang-bidang dengan nilai tambah tinggi dan teknologi tinggi, khususnya yang memiliki makna sosial-budaya seperti kesehatan, pendidikan, terutama budaya dan pariwisata, juga akan menjadi pendorong yang sangat besar untuk menyokong pertumbuhan kota demi mencapai target pertumbuhan dua digit di masa mendatang."
Menurut rencana, Kota Hanoi perlu melaksanakan Rencana Induk Ibukota visi 100 tahun, serta menyusun dan menggelar perencanaan perkotaan maupun pedesaan yang mengkonkretkan Rencana Induk Ibukota sesuai dengan ketentuan. Mengenai infrastruktur lalu lintas, Kota Hanoi memusatkan sumber daya untuk menginvestasikan dan membangun sistem jalan kereta perkotaan, berupaya menyelesaikan sekitar 100 Km jalur kereta hingga tahun 2030 serta secara bertahap menguasai teknologi, meningkatkan kemampuan investasi, pengelolaan dan pengoperasian.





