Dalam pembicaraan tersebut, Ketua MN Tran Thanh Man meminta kedua pihak untuk menetapkan kerja sama parlementer sebagai salah satu pilar dan landasan penting dalam keseluruhan hubungan bilateral. Beliau juga meminta kedua pihak untuk meningkatkan koordinasi dalam mengawasi perundingan, penandatanganan, dan pelaksanaan berbagai dokumen serta kesepakatan fundamental, seperti Perjanjian kerangka kerja sama antara kedua Pemerintah, Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda, serta Perjanjian Promosi dan Proteksi Investasi. Ketua MN Tran Thanh Man berharap agar parlemen kedua negara mendorong terciptanya lingkungan bisnis yang transparan dan stabil, menuju target nilai perdagangan bilateral mencapai lebih dari 3–5 miliar dolar AS dalam waktu mendatang.

Sementara itu, Ketua Parlemen Patrick Achi menekankan bahwa keberhasilan Vietnam merupakan sumber inspirasi bagi negara-negara Afrika. Model pembangunan Vietnam merupakan salah satu jalan yang dapat dipilih Pantai Gading dalam proses pembangunan dan pengembangan negara. Ketua Parlemen Pantai Gading berharap agar MN Vietnam berbagi pengalaman dalam pekerjaan legislasi, mendukung pembangunan ekonomi, terutama pengembangan sektor pertanian dan perikanan, pendidikan teknik dan vokasi, pengelolaan keuangan publik, inovasi kreatif, dan reformasi kegiatan parlemen.

Mengenai kerja sama multilateral, kedua pemimpin menegaskan bahwa kedua negara akan meningkatkan konsultasi dan terus saling mendukung di berbagai forum internasional, khususnya forum-forum parlemen multilateral seperti Uni Antarparlemen (IPU) dan Uni Parlemen Francophonie (APF).