Menurut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), lebih dari 30 kapal yang mendapat izin Teheran telah melewati Selat Hormuz sejak 13 Mei malam, waktu setempat.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Arghachi, pada hari yang sama menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap dibuka untuk kapal-kapal komersial yang berkoordinasi dengan Iran. Ia sekaligus menyatakan bahwa berbagai gangguan di jalur maritim ini bertolak dari langkah-langkah Amerika Serikat. Menlu Araghchi menekankan Teheran tidak merintangi kegiatan transportasi komersial melewati Selat Hormus dan menyatakan berbagai langkah blokade AS terhadap Iran “sangat ilegal”.
Meskipun aktivitas navigasi melalui Selat Hormuz menunjukkan tanda-tanda pemulihan, situasi keamanan di kawasan tersebut tetap penuh dengan risiko. Menurut sumber pemantauan navigasi internasional, lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz telah menurun tajam dalam beberapa waktu terakhir.





