Dalam pidato pembukaan Sidang Pleno ke-3 KS PKV angkatan XIV, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan memerintah serta kualitas penyelenggaraan Partai dan sistem politik. Menurut beliau, perampingan struktur organisasi hanyalah sebuah prasyarat; tujuan akhirnya adalah agar Partai dapat memimpin dengan lebih efektif, Negara dapat menjalankan tata kelola dengan lebih baik, aparatur dapat beroperasi lebih cepat, dan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik. Profesor Muda, Doktor Bui Thi An, Direktur Institut Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pengembangan Masyarakat, berpendapat: “Menurut saya, hal yang paling penting adalah pesan yang disampaikan oleh Sekjen sekaligus Presiden To Lam, yaitu menetapkan dengan sangat jelas bahwa kriteriaum untuk menilai keberhasilan reformasi bukanlah jumlah lembaga yang digabungkan, melainkan tingkat kepuasan masyarakat dan pelaku usaha serta efektivitas pembangunan nasional. Menurut saya, inilah pola pikir tata kelola pemerintahan yang modern, yang menjadikan hasil pelayanan kepada rakyat sebagai tolok ukur tertinggi dan menempatkan masyarakat sebagai pusat”.

Menurut mantan Wakil Menteri Dalam Negeri Vietnam, Nguyen Tien Dinh, penekanan yang diberikan oleh Sekjen sekaligus Presiden To Lam mengenai penataan organisasi aparatur yang dikaitkan dengan penerapan model pemerintahan daerah dua tingkat telah membawa perubahan yang positif setelah melalui masa implementasi. Aparatur organisasi kini beroperasi dengan lebih ramping dibandingkan sebelumnya. Untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan pengelolaan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Nguyen Tien Dinh berpendapat bahwa perlu fokus pada penyempurnaan kerangka kelembagaan dalam pembangunan organisasi pemerintahan, sekaligus meningkatkan kualitas barisan pejabat dan pegawai negeri.