Dalam sidang pleno yang diselenggarakan pada Senin (20 Juli), Wakil Menteri Luar Negeri Ngo Van Le, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Nasional UNESCO Vietnam, mengusulkan tiga prioritas utama. Prioritas tersebut meliputi peningkatan kerja sama internasional dan penguatan kapasitas negara-negara anggota, khususnya negara-negara berkembang; mendorong upaya pelestarian yang berbasis ilmu pengetahuan dengan memastikan keseimbangan antara pelestarian dan pembangunan serta menempatkan masyarakat lokal sebagai pusat; memperkuat koordinasi antar-konvensi dan program terkait, sekaligus menerapkan teknologi digital dan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dalam pelestarian warisan budaya.
Ketua Komisi Nasional UNESCO Vietnam juga menyampaikan bahwa Vietnam akan menjadi tuan rumah Dialog Asia-Pasifik tentang Warisan dan Keaslian (Asia-Pacific Dialogue on Heritage and Authenticity) yang akan diselenggarakan di Kota Hanoi, dari 27 - 30 September mendatang.
Pada kesempatan tersebut, delegasi Vietnam turut menghadiri program Roadshow yang memperkenalkan budaya, pariwisata, kuliner dan kerajinan tradisional Kota Hue, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Hue di Busan.





