Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Filipina, Theresa Lazaro, dalam sesi pembukaan Konferensi Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 (AMM-59) beserta pertemuan-pertemuan terkait yang berlangsung pada Selasa pagi (21 Juli) di Manila, Filipina. Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, Dang Hoang Giang, selaku Kepala SOM ASEAN Vietnam, memimpin delegasi Vietnam dalam menghadiri pertemuan-pertemuan tersebut.
Pada tanggal 21 Juli, para Menteri Luar Negeri ASEAN melanjutkan hari kedua agenda kerja dengan upacara pembukaan, sidang pleno, dan sidang terbatas Konferensi Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59, serta Konsultasi informal yang diperluas mengenai pelaksanaan Konsensus Lima Poin terkait Myanmar.
Dalam konferensi pers menjelang pembukaan pertemuan, Asisten Menteri Luar Negeri sekaligus Juru Bicara ASEAN, Dominic Xavier Imperial, menyampaikan bahwa Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 akan meninjau kemajuan yang telah dicapai dalam tiga pilar Komunitas ASEAN, mengevaluasi hubungan eksternal ASEAN, serta bertukar pandangan mengenai berbagai isu internasional yang mendesak. Para menteri juga diperkirakan akan mengesahkan dua dokumen hasil penting, yaitu Komunike Bersama AMM-59 dan Pedoman mengenai Tata Cara Kerja Sama ASEAN dengan Negara-Negara Penandatangan Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia – TAC).





