Tujuan strategi tersebut adalah menjadikan Vietnam negara digital yang maju, makmur, aman, dan manusiawi pada tahun 2045. Transformasi digital diimplementasikan secara komprehensif, serentak, intensif, ekstensif, dan inklusif. Hal ini menjadi metode pembangunan dominan sekaligus pendorong penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan produktivitas tenaga kerja, daya saing nasional, dan kualitas hidup masyarakat.
Masyarakat dan dunia usaha menjadi pusat, subjek, sekaligus penerima manfaat utama dari proses transformasi digital. Vietnam memiliki tata kelola nasional modern yang berbasis data dan kecerdasan buatan (AI); menguasai teknologi digital, platform digital, dan produk digital strategis; serta secara tegas menjamin kedaulatan digital nasional.
Strategi tersebut menetapkan tiga kelompok tujuan. Pertama, kelompok tujuan mengenai pengembangan pemerintah digital dan peningkatan efisiensi kegiatan. Vietnam bertujuan masuk ke dalam 50 negara teratas di dunia dalam hal pemerintah elektronik/pemerintah digital. Kedua, kelompok tujuan mengenai pengembangan ekonomi digital dan peningkatan daya saing perekonomian. Ketiga, kelompok tujuan mengenai pengembangan masyarakat digital, mempersempit kesenjangan digital, mpeningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memprioritaskan pembentukan ekosistem bisnis teknologi digital "Make in Vietnam".





