Dalam pernyataan yang disampaikan setelah sidang di Berlin, Republik Federasi Jerman, para menteri keuangan Jerman, Prancis, Italia, Belanda, Polandia, dan Spanyol, yang dikenal sebagai kelompok "E6", mengatakan bahwa mereka mendukung penyampaian tanggung jawab pengawasan tambahan kepada Badan Pengawas Pasar dan Saham Eropa (ESMA), yang berbasis di Paris (Prancis). Namun, beberapa perekonomian Uni Eropa yang lebih kecil seperti Irlandia dan Luksemburg bersikap ragu-ragu terhadap usulan tersebut.
Selama bertahun-tahun ini, Uni Eropa telah berupaya mengintegrasikan pasar-pasar modalnya yang terfragmentasi dengan tujuan memperbaiki akses investasi bagi warga negara Uni Eropa dan memobilisasi lebih banyak modal bagi para pelaku bisnis di dalam blok tersebut. Namun, proses ini berulang kali tertunda karena perselisihan di antara negara-negara anggota.






