Momen ini menjadi yang pertama kalinya bagi perwakilan Vietnam diundang menjadi pembahas dalam sesi TPR negara anggota WTO.

Dalam pidatonya, Dubes Mai Phan Dung mengapresiasi komitmen Jepang dalam mempromosikan liberalisasi perdagangan dan meningkatkan sistem perdagangan multilateral yang berpusat pada WTO. Menurutnya, Jepang merupakan anggota aktif yang memberikan kontribusi konstruktif bagi WTO di berbagai bidang penting, seperti: reformasi WTO, mekanisme penyelesaian sengketa, negosiasi subsidi perikanan, dan lain-lain, berdasarkan prinsip keterbukaan, transparansi, non-diskriminasi, dan inklusivitas. Selain itu, Jepang dinilai tetap berkomitmen terhadap isu perdagangan dan pembangunan melalui program-program Bantuan Perdagangannya, yang mendukung negara-negara anggota berkembang dan negara paling kurang berkembang dalam meningkatkan kapasitas integrasi ekonomi internasional.

Sesi tinjauan ini dijadwalkan berlanjut hingga Jumat (29 Mei). Pada sesi tersebut, Dubes Mai Phan Dung direncanakan menyampaikan pidato penutup dan mengevaluasi isu-isu yang diangkat oleh para anggota.