Dalam sesi diskusi tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres memperingatkan bahwa keselamatan maritim global sedang menjadi ujian bagi tatanan internasional. Pada saat yang sama, ia menyerukan keselamatan untuk para awak, memulihkan lalu lintas maritim tanpa hambatan, menghormati hukum internasional dan hak pelayaran di laut, serta promosi dialog, dan pengendalian diri dalammenangani sengketa dengan langkah damai.

Dalam sesi tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Le Thi Thu Hang menegaskan bahwa kebebasan navigasi dan penerbangan, termasuk hak lintas transit untuk melewati selat internasional dengan aman, terus menerus dan tanpa hambatan, harus dihormati berdasarkan hukum internasional yang ditentukan dalam Konvensi PBB mengenai Hukum Laut (UNCLOS) 1982.

Ia menekankan bahwa semua bentuk sengketa dan perselisihan harus diselesaikan dengan langkah damai, di atas dasar hukum internasional dan Piagam PBB, dengan tetap menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah negara-negara. Selain itu, ia juga menyerukan semua pihak terkait menahan diri, mendukung dialog dan langkah diplomatik untuk menuju solusi yang berkesinambungan