Pada pekan lalu, Saudara Minlin di Jawa Barat, mengirimkan laporan pemantauan siaran dari tanggal 31 Agustus hingga 4 September. Laporannya menunjukkan bahwa kualitas gelombang relatif stabil di kedua frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 34442 dan 45444. Dari Kalimantan Barat, Saudara Rudy Hartono dan Thedja Haryanto mengirimkan laporan pemantauan siaran secara terperinci dari tanggal 1 hingga 16 September di kedua frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 44444. Di samping itu, kami juga menerima laporan hasil pemantauan siaran yang dikirimkan Saudara Fachri di Pekanbaru dari tanggal 1 hingga 15 September ini. Ia menginformasikan bahwa pada tanggal 5,8 dan 13 September di frekuensi 12020 kHz tidak ada sinyal. Kami sangat menyesali adanya gangguan penerimaan siaran tersebut. Apabila Anda mengalami kendala saat mendengarkan siaran kami, silakan mengakses situs web kami di vovworld.vn untuk membaca maupun mendengarkan kembali program-program siaran kami.

Para pendengar yang budiman! Pada pekan lalu, artikel-artikel yang diunggah di Fanpage VOV5 Indonesia mendapat banyak perhatian dan dibagikan oleh para pendengar. Saat mengomentari beberapa berita dan ulasan berita mengenai kunjungan kerja Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) sekaligus Presiden To Lam dalam rangka Sesi Debat Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB) ke-81, para pendengar menyampaikan: “Semoga kunjungan tersebut sukses besar. Kehadiran Sekjen sekaligus Presiden To Lam pada rangkaian kegiatan MU PBB mencerminkan penghormatan Vietnam terhadap mutilateralisme dan peran PBB. Selain itu, kunjungan kerja tersebut juga mencerminkan partisipasi aktif Vietnam dalam kegiatan-kegiatan global”. Pendengar lain juga menuliskan: “Vietnam – sang duta perdamaian, merupakan negara yang berkembang pesat sekaligus simbol kuat bagi perdamaian global. Vietnam senantiasa berupaya menjaga perdamaian dan keamanan regional, mengembangkan hubungan ekonomi-diplomatik yang mendalam, serta meninggalkan masa lalu untuk menjalin hubungan persahabatan dengan negara-negara di dunia…”.

Sementara itu, artikel-artikel yang isinya memperkenalkan adat istiadat etnis-etnis minoritas atau destinasi wisata juga mendapat perhatian banyak pendengar. Ketika mengomentari artikel yang bertajuk: “Teluk Ta Gia (Provinsi Lai Chau): Keindahan Puitis di Daerah Pegunungan”, para pendengar menulis: “Sangat menarik, naik perahu untuk mengelilingi pemandangan hutan dan gunung yang megah sekaligus dapat mencicipi kuliner warga etnis minoritas daerah setempat”, “Pemandangannya yang masih alami, masyarakatnya ramah, iklimnya sejuk… perlu disosialisasikan lebih banyak agar dikenal banyak wisatawan”.

Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendengar. Mari terus ikuti program kami untuk mendapatkan lebih banyak informasi bermanfaat tentang Vietnam!

Pada pekan lalu, dalam surat yang dikirimkan kepada kami, beberapa pendengar menaruh perhatian terhadap instrumen musik tradisional Vietnam. Pada pendengar yang budiman! Musik Vietnam sangat kaya dan beragam dengan berbagai jenis instrumen musik, beberapa di antaranya adalah instrumen musik tradisional seperti:

Dan Nguyet (Sitar Nguyen) atau disebut sebagai Dan Kim – adalah instrumen musik berbentuk bulat dengan dua dawai. Ini merupakan instrumen musik yang banyak digunakan dalam musik rakyat dan musik istana.

Dan Tranh (Sitar Tranh) berbentuk kotak panjang dengan rangka berbentuk trapesium dan dawainya terbuat dari logam. Dan Tranh biasanya digunakan untuk pertunjukan solo, ansambel, atau mengiringi pembacaan puisi dalam orkestra Nha nhac (musik istana) maupun orkestra tradisional Vietnam Bat Am (delapan nada).

Dan Nhi (Sitar Nhi) atau yang disebut juga Dan co, digunakan dalam berbagai jenis musik rakyat seperti nyanyian Xam dan nyanyian Then. Bahan kotaknya terbuat dari kayu keras, bagian depan dilapisi kulit ular piton, kulit ular, atau kulit biawak untuk menciptakan gema, dawainya terbuat dari serat sutra, nilon atau logam.

Dan Bau (atau sitar Bau) juga disebut sebagai Doc Huyen Cam karena hanya memiliki satu dawai. Suaranya manis, mendalam dan penuh dengan perasaan. Dan Bau tradisional dibuat dari bambu yang dikombinasikan dengan separuh buah labu kering, tangkai pengendali terbuat dari tanduk kerbau, bambu, atau kayu lunak, sedangkan dawainya dibuat dari serat sutra.

Dan Da (Sitar batu) adalah salah satu instrumen musik pukul tertua di Vietnam. Instrumen ini dibuat dari bilah-bilah batu dengan berbagai ukuran – panjang, pendek, tebal maupun tipis. Dan Da sebagian besar terkait dengan ruang budaya etnis-etnis minoritas di Tay Nguyen, seperti Provinsi Lam Dong, Kon Tum, dan beberapa provinsi sekitarnya. Selain itu, ada gong dan bonang -instrumen musik khas daerah Tay Nguyen. Kedua jenis instrumen musik tersebut telah didaftarkan oleh UNESCO ke dalam daftar instrumen musik dalam Ruang Budaya Gong dan Bonang Tay Nguyen.

Para pendengar, untuk menghadirkan sudut pandang yang lebih menyeluruh dan mendalam mengenai berbagai peristiwa aktual yang menonjol, baik di dalam maupun luar negeri, mulai pertengahan September kami menghadirkan rubrik baru, Ulasan Mendalam, yang akan disiarkan secara rutin setiap hari Sabtu. Rubrik Ulasan Mendalam ini akan menggantikan rubrik Reportase Hari Sabtu pada jadwal siaran hari Sabtu. Di samping itu, rubrik “Vietnam –Era Kebangkitan” akan berganti nama menjadi “Vietnam di Era Baru”. Selamat menyimak acara-acara siaran kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungan Anda selama ini!

Sampai di sini, berakhirlah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silakan mengakses situs web vovworld.vn atau mengirim email ke Indonesia.vov5@gmail.com. Anda juga dapat mengirimkan surat ke alamat pos kami: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam.