Memiliki lebih dari 17.000 pulau, pariwisata Indonesia terkenal dengan pantai-pantai yang indah di Bali, Lombok, Labuan Bajo, dan sebagainya. Iklim di sebagian besar wilayah Indonesia pun dinilai cukup mirip dengan wilayah Vietnam Tengah dan Vietnam Selatan, di samping adanya sejumlah kemiripan budaya dan kuliner. Meski demikian, antusiasme masyarakat Indonesia untuk berwisata ke Vietnam tetap sangat tinggi.
Dalam berbagai wawancara yang dilakukan oleh koresponden Radio Suara Vietnam di Indonesia, Sa Pa (Provinsi Lao Cai, Vietnam Utara), merupakan salah satu destinasi yang paling sering disebut warga Indonesia ketika berbicara tentang Vietnam. Rute favorit yang banyak diminati adalah paket perjalanan Hanoi - Sa Pa - Trang An - Ha Long. Sa Pa memikat wisatawan dengan iklimnya yang sejuk dan dingin – suasana yang cukup berbeda dari mayoritas wilayah di Indonesia. Tempat ini menyuguhkan pemandangan hutan berhias bunga-bunga yang bermekaran, diselimuti kabut, serta ragam pengalaman budaya yang unik. Salah satu hal yang paling dinantikan banyak wisatawan Indonesia adalah berkunjung ke Sa Pa pada musim dingin, demi mendapatkan kesempatan langka untuk melihat dan menyentuh es dan salju secara langsung. Tanti, seorang warga Indonesia, berbagi pengalamannya dengan reporter VOV:
Destinasi yang cukup familiar bagi wisatawan Indonesia adalah Da Nang, dengan keunggulannya di bidang wisata bahari, kekayaan warisan budaya, serta ragam kulinernya. Wilayah Vietnam Tengah sejak awal memang telah memiliki strategi untuk menarik wisatawan Muslim. Khususnya selama beberapa tahun terakhir, berbagai provinsi dan kota di Vietnam Tengah juga berkoordinasi dengan para pelaku usaha dan komunitas pariwisata untuk membangun ekosistem wisata yang ramah bagi wisatawan Muslim, salah satunya dengan menghadirkan produk-produk makanan berstandar Halal.
Erwin Sugianto, Manajer Keuangan Tiket.com Indonesia (International Flight), menilai bahwa: Selain keindahan alam dan berbagai faktor esensial bagi wisatawan, hal pertama yang sangat diperhatikan dan menjadi prioritas utama wisatawan Indonesia, yang sebagian besar adalah Muslim, adalah makanan Halal. Masyarakat Indonesia mengonsumsi makanan Halal dan hidangan laut. Selama restoran memiliki sertifikasi Halal, hal tersebut dapat menarik wisatawan. Sekarang semakin banyak restoran dan hotel di Vietnam yang sudah menyediakan layanan dasar seperti makanan Halal dan area untuk beribadah. Itu merupakan faktor yang sangat penting untuk menarik wisatawan Indonesia.
Selain Da Nang, destinasi lain yang tengah naik daun di pasar wisata Indonesia adalah Phu Quoc. Pulau ini menawarkan iklim tropis, variasi kuliner yang beragam, serta fasilitas akomodasi lengkap yang mampu memenuhi kebutuhan wisatawan mancanegara dari berbagai segmen. Ramanda Raka Aditya, Direktur Marketing dari Agen Perjalanan AviaTour, mengatakan:
“Masyarakat Indonesia saat ini sedang banyak membicarakan Phu Quoc, destinasi yang kami juluki sebagai ‘Monaco-nya Vietnam’. Tempat ini terkenal karena menawarkan pengalaman kelas atas, yang sama sekali berbeda dari apa yang biasanya dibayangkan orang tentang Asia Tenggara atau Vietnam. Itulah sebabnya bukan hanya perusahaan kami, tetapi sebagian besar agen perjalanan di Indonesia saat ini juga sudah menyusun paket wisata ke Phu Quoc.”
Seiring ketersediaan penerbangan langsung yang menghubungkan kedua negara, pembangunan infrastruktur ramah Muslim, serta berbagai program promosi pariwisata, Vietnam terasa semakin dekat dengan wisatawan Muslim Indonesia.
Selain itu, di tengah pesatnya ekosistem media sosial Indonesia yang memiliki ditunjang dengan tingkat konektivitas seluler yang tinggi dan jumlah pengguna internet yang terus meningkat setiap tahun, penggunaan influencer, seperti KOL dan vlogger, di Indonesia memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman konsumen. Pada kenyataannya, ketika ditanya, banyak warga Indonesia mengenal keindahan Vietnam melalui pengalaman yang dibagikan oleh para KOL lokal. Oleh karena itu, media sosial dan para selebritas ini menjadi saluran yang sangat efektif untuk mempromosikan citra negeri dan masyarakat Vietnam kepada masyarakat Indonesia./.








