Dana tersebut diumumkan oleh Koalisi Inovasi Kreatif Kesiapsiagaan untuk Wabah (CEPI) pada 1 Juni agar mendukung pengembangan dan uji klinis tahap awal, serta mendukung produksi dan pelucuran uji coba tahap lanjutan dengan data awal yang signifikan.
Langkah tersebut dilakukan di tengah kesulitan yang dihadapi kalangan kesehatan dalam mengendalikan wabah Ebola yang disebabkan oleh varian Bundibugyo di Afrika Tengah. Saat ini, republik Demokratik Kongo menjadi episentrum wabah dengan kasus terpapar yang dilaporkan semakin luas di wilayah timur. Menurut data terkini dari kalangan otoritas Kongo, negara tersebut telah mencapat 282 kasus Ebola yang dikonfirmasi dan 42 kematian.





