Dalam upacara pembukaan, Wakil Perdana Menteri (PM) Pham Thi Thanh Tra menegaskan bahwa setiap negara dan bangsa memiliki warisannya sendiri, tetapi ketika dikonvergensi, hal itu akan menciptakan keanekaragaman nilai ekspresi budaya serta memperkaya khazanah peradaban umat manusia.

“Festival ini bertujuan mengonvergensi dan bersama-sama memahami serta terhubung demi kemajuan bersama. Saling menghargai dan melestarikan warisan yang diwariskan. Berkreasi untuk memperkaya nilai warisan dari setiap negara dan seluruh dunia. Festival ini menciptakan sebuah ruang budaya internasional, tempat di mana dunia mendekati Vietnam dan Vietnam semakin mendekati dunia, untuk bersama-sama menghubungkan budaya, lebih memahami satu sama lain, dan di atas segalanya, bersama-sama membangun dunia yang damai, manusiawi, sejahtera, dan berkembang secara berkelanjutan.”

Masih dalam upacara tersebut, Lazare Eloundou Assomo, Direktur Jenderal Pusat Warisan Dunia UNESCO menekankan bahwa festival ini memberikan peluang untuk secara langsung menawarkan kebudayaan lain melalui musik, kisah dan seni tangan artistik. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kebudayaan memainkan peran essensial terhadap perkembangan sosial, merupakan cara bagi negara-negara untuk mengusahakan suara bersama.